Kompas.com - 18/09/2012, 07:38 WIB
EditorErlangga Djumena

NEW YORK, KOMPAS.com - Wall Street ditutup lebih rendah pada Senin (17/9/2012) waktu setempat (Selasa pagi WIB) setelah reli dipicu stimulus QE3 baru Federal Reserve, di tengah kekhawatiran tentang pelemahan di bidang manufaktur AS dan  kerusuhan anti-Amerika di Timur Tengah.

Indeks manufaktur Federal Reserve Empire State untuk wilayah New York turun untuk kedua bulan berturut-turut pada September. "Sebuah penurunan tak terduga dalam kegiatan Manufaktur New York ke tingkat terendah sejak April 2009  tidak menawarkan bantuan untuk sentimen," kata analis Charles Schwab & Co.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 40,27 poin (0,30 persen) menjadi 13.553,10. Indeks saham S&P 500 melemah 4,58 poin (0,31 persen) menjadi 1.461,19, sementara indeks teknologi Nasdaq berkurang 5,28 poin (0,17 persen) pada 3.178,67.

"Kami memiliki kekhawatiran mengenai dampak dari QE3 pada harga minyak dan bensin serta meningkatnya kerusuhan anti-Amerika di Timur Tengah," kata Fred Dickson, kepala strategi investasi di DA Davidson & Co.

Saham Apple kembali meraih sorotan setelah mengumumkan rekor pesanan baru pra rilis  iPhone 5-nya, pada lebih dari dua juta pesanan dalam waktu 24 jam pertama. Apple ditutup pada harga nyaris 700 dollar AS per saham, naik 1,2 persen pada rekor 699,78 dollar AS, menjadikannya perusahaan paling berharga di dunia dengan nilai pasar hampir 656 miliar dollar AS.

Ford Motor Co. turun 1,3 persen. Setelah penutupan pasar, Serikat Pekerja Otomotif Kanada mengumumkan kesepakatan tentatif tentang kontrak empat tahun dengan Ford Kanada, mencegah pemogokan yang dijadwalkan dimulai pada tengah malam. Ford naik 0,2 persen setelah jam perdagangan.

Dalam berita merger dan akuisisi, peritel perbaikan rumah Lowe Companies merosot 0,6 persen, setelah menarik tawaran akuisisi untuk  RONA Inc. Kanada. Pengecer saingannya, Home Depot turun 0,9 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sektor keuangan berada di bawah tekanan setelah mencetak kenaikan kuat pekan lalu didukung stimulus pembelian obligasi QE3 terbuka Fed. Bank of America memimpin penurunan Dow, merosot 2,6 persen. Diikuti anggota Dow, JPMorgan Chase yang kehilangan 0,9 persen.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.