Myanmar Sambut Baik Dukungan Palang Merah Indonesia

Kompas.com - 08/09/2012, 16:19 WIB
|
EditorRusdi Amral

YANGON, KOMPAS.com - Palang Merah Myanmar (The Myanmar Red Cross Society/MRCS) menyambut baik dukungan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menuntaskan konflik kemanusiaan yang melibatkan etnis Rohingya dan Rakhine, di Myanmar.

Inisiatif PMI yang progresif selama ini dinilai mampu menggalang perhatian dunia internasional untuk mewujudkan kehidupan harmoni di negara bagian Rakhine tersebut. "Pemerintah Myanmar amat  menghargai inisiatif PMI untuk membantu menyelesaikan masalah kemanusiaan yang berpangkal dari konflik etnik di negeri kami," ujar Presiden MRCS  Tha Hla Shwe, seusai penandatanganan naskah kerja sama antara MRCS dengan PMI di Hotel Chatrium Yangon, Sabtu (08/09/2012) pagi.

Acara tersebut dihadiri pejabat dari Organisasi Konferensi Islam (Organization of The Islamic Conference (IOC) Abdoelayae Kebe, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto, dan mantan juru runding perjanjian Helsinki untuk perdamaian RI-Aceh Hamid Awaludin. Hadir pula Sekretaris Jenderal PMI Budi Atmadi Adiputro dan Sekretaris Jenderal MRCS Khin Maung Hla.

Shwe secara khusus  menyampaikan penghargaan kepada Ketua Umum PMI  Muahammad  Jusuf Kalla yang demikian gesit dan proaktif  mendorong penyelesaian konflik etnik di Myanmar belakangan ini. "Berkat gagasan beliau, dunia internasional melihat secara obyektif duduk permasalahan dan pemerintahan kami pun amat mendukung upaya penyelesaian konflik tersebut," ujar Shwe.


Sementara itu Kalla menegaskan bahwa keterpanggilannya untuk terjun mengatasi konflik  di Myanmar lebih karena faktor kemanusiaan. Hal itu juga sekaligus menjadi bagian dari peran Indonesia untuk mendorong terbangunnya kembali kehidupan harmoni bagi masyarakat yang bertikai."Jika kehidupan damai dan harmoni, maka segala bidang pun membaik termasuk ekonomi, sosial, dan  infrastruktur," katanya.

Kalla menilai, konflik etnik jauh lebih fatal dan parah dibanding bencana alam. Bencana alam bisa dilokalisasi dampaknya, sedangkan konflik etnik bisa menjalar melintasi negara. "Kami juga menghargai sikap Pemerintah Myanmar, MRCS, dan semua pihak yang mendukung penyelesaian konflik ini. Baik Kalla maupun Shwe sepakat untuk memprioritaskan penanganan korban termasuk aspek pangan, pakaian, dan kesehatan. Juga akan segera  merehabilitasi kerusakan rumah akibat konflik di Rakhine," ujarnya.

Mengenai jumlah rumah dan lahan yang akan ditempati membangun kembali fasilitas permukiman bagi korban, akan dibicarakan lebih lanjut. Yang pasti, kata Shwe dan Kalla, penanganan konflik tersebut antara lain juga  telah mengundang perhatian dan dukungan dari Palang Merah Internasional (ICRC), Federasi Palang Merah Internasional (IFRC), Palang Merah Austarlia, Palang Merah  Denmark, dan Palang Merah Turki.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X