Kompas.com - 05/09/2012, 10:33 WIB
|
EditorErvan Hardoko

TOKYO, Kompas.com - Sejumlah laporan media di Jepang menyebutkan pemerintah negeri itu telah mencapai kesepakatan untuk membeli sebuah pulau sengketa di Laut China Selatan dari pemiliknya.

Pemerintah Jepang diyakini harus mengeluarkan uang sebesar US$26 juta atau sekitar Rp248,5 miliar untuk mendapatkan pulau yang dikenal sebagai Senkaku di Jepang dan Diayaou di China.

Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Jepang namun kabar ini menghiasi berita utama sejumlah media besar negeri itu mengutip pernyataan dari seorang pejabat pemerintah.

Salah satu media yang melaporkan hal ini adalah Kantor Berita Kyodo yang memberitakan kesepakatan untuk membeli tiga dari lima pulau di gugusan itu sudah disepakati pada Senin (3/9/2012) lalu.

Kyodo menambahkan dokumen pembelian resmi akan diserahkan kepada pemilik ketiga pulau itu akhir bulan ini.

Sementara itu harian Asahi dan Yomiuri Shimbun memberitakan kabinet pemerintah akan menyetujui rencana pembelian itu pada pertengahan September.

Namun, sejauh ini pernyataan pemerintah Jepang baru sebatas memastikan tidak memiliki niat membangun sesuatu di pulau-pulau yang masih bermasalah itu.

Gubernur Tokyo

Meski belum ada pernyataan resmi pemerintah soal pembelian pulau itu, Gubernur Tokyo Shintaro Ishihara belakangan diketahui tengah berupaya membeli pulau-pulau itu.

Bahkan Ishihara sudah mengumpulkan dana publik untuk membeli pulau-pulau itu di tengah ketegangan politik dengan China.

Kabar pembelian pulau ini diprediksi akan semakin menghangatkan suhu politik antara Jepang dan China.

Jepang sejauh ini mengendalikan gugusan kepulauan yang terletak di antara Pulau Okinawa dan Taiwan itu.

Tetapi Cina dan juga Taiwan sama-sama mengklaim kepemilikan kepulauan tersebut.

Belum lama ini, sekelompok aktivis Hong Kong mendarat di kepulauan itu sambil membawa bendera merah China.

Insiden itu kemudian dibalas aksi serupa oleh sejumlah warga Jepang yang kemudian menyulut sentimen anti Jepang di beberapa kota di China.

Pada Selasa (4/9/2012) dia orang pria ditahan di Beijing karena menyobek bendera di mobil Duta Besar Jepang dalam sebuah aksi protes.

Gugusan Kepulauan Senkaku atau Diayaou ini memang terletak di jalur perdagangan yang strategis dan diyakini memiliki cadangan gas alam yang sangat besar.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.