Indonesia Tak Protes Bendera OPM Beredar di Australia

Kompas.com - 24/08/2012, 18:27 WIB
|
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Purnomo Yusgiantoro tidak mempersoalkan terpajangnya bendera Bintang Kejora Organisasi Papua Merdeka (OPM) di etalase toko kosmetik Lush di Perth, Australia, Kamis (23/8/2012). Hal tersebut karena pemerintah Australia memiliki ketentuan hukum yang berbeda dengan di Indonesia.

"Kalau itu (pengibaran bendera OPM) dilakukan di Australia sah-sah saja asal tidak mengganggu koridor hukum di sana (Australia). Pemajangan bendera OPM di sana adalah perbuatan oposisi (Green Party) yang dilakukan Beni Wenda. Dia ingin menunjukkan pada OPM di Papua bahwa di Australia kekuatan OPM besar padahal kekuatan OPM di sana itu kecil," kata Purnomo seusai melantik pejabat eselon satu, di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat (24/8/2012).

Pemerintah Indonesia, menurutnya, tidak berhak mengintervensi pemerintah Australia dan tidak akan mengajukan nota protes. Indonesia tetap berpegang pada ketentuan hukum yang berlaku di Australia. 

"Dalam negara demokrasi seperti halnya Indonesia, oposisi tetaplah ada. Kejadian di Australia di mana pihak oposisi (mengibarkan bendera OPM) tidak akan mengganggu hubungan baik kedua belah negara," tambahnya. Purnomo percaya Australia akan menghormati kedaulatan Indonesia.

Dia menegaskan, pemerintah Indonesia akan melakukan tindakan serius jika bendera OPM dikibarkan di wilayah Indonesia karena merupakan makar. "Pemerintah Indonesia bertindak serius pada aksi separatisme di dalam negeri. Pengibar bendera OPM di dalam negeri akan ditangkap karena termasuk perbuatan makar,"tegasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X