Panda Paling Gaek Mati - Kompas.com

Panda Paling Gaek Mati

Kompas.com - 22/08/2012, 18:34 WIB

KOMPAS.com - Di usianya yang ke 34, panda jantan raksasa bernama Bao Bao mati. Pencapaian usia ini adalah tergaek alias teruzur sedunia bagi hewan asal China yang menjadi salah satu ikon Kebun Binatang Berlin, Jerman.

Menurut warta Xinhua pada Rabu (22/8/2012), pihak kebun binatang masih menyelidikan penyebab kematian Bao Bao. "Menyedihkan. Namun, Bao Bao tetap tak terlupakan," kata pernyataan pihak kebun binatang.

Menurut pihak pengelola Kebun Binatang Berlin, dalam beberapa bulan belakangan, kondisi fisik Bao Bao memang terlihat menurun. Bao Bao adalah hadiah pemerintah Republik Rakyat China untuk pemerintah Republik Jerman, kala itu, bersama dengan seekor panda betina Tian Tian. Pemerintah China menyerahkan keduanya pada November 1980.

Tian Tian lebih dahulu mati pada Februari 1984. Sampai dengan November 1991, Bao Bao hidup sendirian hingga dikirim ke Inggris untuk dikawinkan dengan panda betina Ming Ming.

Namun begitu, upaya mempertemukan keduanya tidak membuat Ming Ming bunting. Pada Mei 1993, Bao Bao dipulangkan kembali ke Berlin.

Pada 1995, seekor panda betina bernama Yan Yan dikirimkan dari Beijing ke Berlin. Lagi-lagi, upaya ini untuk membangkitkan berahi Bao Bao demi membuahkan keturunan.

Sayangnya, untuk kali kedua, langkah ini gagal. Yan Yan mati di Berlin pada Maret 2007. Hingga akhir hidupnya, Bao Bao tak punya anak.


EditorJosephus Primus
Komentar

Terkini Lainnya

Elektabilitas Masih Rendah, Golkar Yakin Bisa Bangkit Pasca Pilkada 2018

Elektabilitas Masih Rendah, Golkar Yakin Bisa Bangkit Pasca Pilkada 2018

Nasional
Seorang Kepala Dinas Konsumsi Sabu, Bupati Aceh Utara Akan Periksa Pejabat Lainnya

Seorang Kepala Dinas Konsumsi Sabu, Bupati Aceh Utara Akan Periksa Pejabat Lainnya

Regional
Berkali-kali Survei Tempatkan Prabowo Di Bawah Jokowi, Prabowo Tetap Tegar

Berkali-kali Survei Tempatkan Prabowo Di Bawah Jokowi, Prabowo Tetap Tegar

Nasional
Transfer Rp 1,2 Miliar secara Ilegal ke Sejumlah Rekening, 'Teller' Bank Ditangkap Polisi

Transfer Rp 1,2 Miliar secara Ilegal ke Sejumlah Rekening, "Teller" Bank Ditangkap Polisi

Regional
50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini

50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini

Internasional
Sekjen PKS dan Gerindra Bertemu, Bahas Kegiatan Teknis Perkuat Koalisi

Sekjen PKS dan Gerindra Bertemu, Bahas Kegiatan Teknis Perkuat Koalisi

Nasional
Tak Terima Diputus Pacar, Seorang ABG Lompat dari Jembatan Ampera

Tak Terima Diputus Pacar, Seorang ABG Lompat dari Jembatan Ampera

Regional
Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

Nasional
Ikuti Tes Masuk Polisi, Empat Pemuda Kedapatan Curi Boneka

Ikuti Tes Masuk Polisi, Empat Pemuda Kedapatan Curi Boneka

Regional
Musim Hujan Tiba, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Khawatir Banjir

Musim Hujan Tiba, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Khawatir Banjir

Internasional
Di Kediri, Warga Miskin yang Sakit Tak Perlu Repot, Dokter Akan Datang ke Rumah

Di Kediri, Warga Miskin yang Sakit Tak Perlu Repot, Dokter Akan Datang ke Rumah

Regional
Presiden Uganda: Mulut untuk Makan, Bukan untuk Seks Oral

Presiden Uganda: Mulut untuk Makan, Bukan untuk Seks Oral

Internasional
Sandiaga Uno: Survei Gerindra Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Ingin Pemerintahan Baru

Sandiaga Uno: Survei Gerindra Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Ingin Pemerintahan Baru

Nasional
Tersangka Pemilik 57 Kg Merkuri Dapat Bahan Baku dari Pulau Seram

Tersangka Pemilik 57 Kg Merkuri Dapat Bahan Baku dari Pulau Seram

Regional
Kirim Dua F-16, Irak Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Suriah

Kirim Dua F-16, Irak Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Suriah

Internasional

Close Ads X