Kompas.com - 18/08/2012, 03:28 WIB
EditorEgidius Patnistik

NEW YORK, KOMPAS.com - Badan urusan anak-anak PBB (UNICEF) mengatakan kelompok bersenjata di Mali utara terus merekrut anak-anak untuk tujuan militer. Bulan lalu, UNICEF melaporkan hampir 200 anak laki berusia antara 12 sampai 18 tahun direkrut oleh kelompok bersenjata.

Badan PBB itu mengatakan mereka mendapatkan laporan bahwa jumlah tentara anak meningkat ratusan orang. Juru biara kelompok Islamis Ansar Eddine, Sanda Ould Boumana mengatakan kepada BBC anak laki berusia 15 tahun dapat direkrut sebagai tentara.

Bouana mengatakan sebagian besar anak laki berusia antara 10 dan 12 tahun dilatih mengaji dan mendapatkan pendidikan yang lebih luas. Namun ia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Bouana juga mengatakan anak-anak itu pada umumnya adalah putra para tentara sendiri. UNICEF mengatakan anak-anak yang lebih muda digunakan sebagai pembawa barang atau pembersih namun dapat disuruh memanggul senjata bila ketegangan meningkat.

Kemiskinan dan kekurangan pangan merupakan faktor utama di balik perekrutan anak-anak itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.