Korban Gempa Iran, Lebih dari 250 Orang Tewas - Kompas.com

Korban Gempa Iran, Lebih dari 250 Orang Tewas

Kompas.com - 12/08/2012, 13:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Korban tewas dalam bencana gempa bumi di Iran tercatat sudah mencapai 250 orang dan diperkirakan akan terus meningkat. Hal itu seiring masih banyaknya korban yang belum berhasil dievakuasi dari balik reruntuhan bangunan.

Menurut pemberitaan televisi Pemerintah Iran, Press TV, Minggu (12/8/2012), gempa yang menghantam dekat kota Tabriz dan Ahar, juga mengakibatkan 2.000 orang lainnya terluka.

Di Kota Ahar, Pemerintah setempat mencatat, jumlah korban tewas mencapai 45 orang, sementara korban luka berada di angka 500 orang. Gempa juga mengakibatkan putusnya jaringan telepon di kota itu.

Sementara 64 desa yang berada di kota Tabriz, dan sejumlah kota yang berada di dekatnya, menurut data yang dilansir oleh CNN, menderita kerusakan berat. Laporan awal mengatakan beberapa bangunan di Tabriz mengalami kerusakan struktural, dan memutuskan aliran listrik.

Korban tewas, juga didapati di Kota Varzaqan yaitu 40 orang, sementara di Kota Haris, berjumlah 50 orang.

Banyak mereka yang selamat dari bencana gempa, saat ini sangat membutuhkan air minum, air bersih, roti, dan tempat tinggal sementara.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua buah gempa berkekuatan 6,4 dan 6,3 Skala Richter, mengguncang Iran, di hari Sabtu (11/8/2012), kemarin. Gempa pertama terjadi sekitar pukul 16.53 waktu setempat. Otoritas Iran mencatat, setidaknya 17 gempa susulan terjadi sejak gempa pertama menggoyang Iran. (Samuel Febriyanto)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorTri Wahono

    Terkini Lainnya

    Elektabilitas Masih Rendah, Golkar Yakin Bisa Bangkit Pasca Pilkada 2018

    Elektabilitas Masih Rendah, Golkar Yakin Bisa Bangkit Pasca Pilkada 2018

    Nasional
    Seorang Kepala Dinas Konsumsi Sabu, Bupati Aceh Utara Akan Periksa Pejabat Lainnya

    Seorang Kepala Dinas Konsumsi Sabu, Bupati Aceh Utara Akan Periksa Pejabat Lainnya

    Regional
    Berkali-kali Survei Tempatkan Prabowo Di Bawah Jokowi, Prabowo Tetap Tegar

    Berkali-kali Survei Tempatkan Prabowo Di Bawah Jokowi, Prabowo Tetap Tegar

    Nasional
    Transfer Rp 1,2 Miliar secara Ilegal ke Sejumlah Rekening, 'Teller' Bank Ditangkap Polisi

    Transfer Rp 1,2 Miliar secara Ilegal ke Sejumlah Rekening, "Teller" Bank Ditangkap Polisi

    Regional
    50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini

    50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini

    Internasional
    Sekjen PKS dan Gerindra Bertemu, Bahas Kegiatan Teknis Perkuat Koalisi

    Sekjen PKS dan Gerindra Bertemu, Bahas Kegiatan Teknis Perkuat Koalisi

    Nasional
    Tak Terima Diputus Pacar, Seorang ABG Lompat dari Jembatan Ampera

    Tak Terima Diputus Pacar, Seorang ABG Lompat dari Jembatan Ampera

    Regional
    Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

    Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

    Nasional
    Ikuti Tes Masuk Polisi, Empat Pemuda Kedapatan Curi Boneka

    Ikuti Tes Masuk Polisi, Empat Pemuda Kedapatan Curi Boneka

    Regional
    Musim Hujan Tiba, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Khawatir Banjir

    Musim Hujan Tiba, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Khawatir Banjir

    Internasional
    Di Kediri, Warga Miskin yang Sakit Tak Perlu Repot, Dokter Akan Datang ke Rumah

    Di Kediri, Warga Miskin yang Sakit Tak Perlu Repot, Dokter Akan Datang ke Rumah

    Regional
    Presiden Uganda: Mulut untuk Makan, Bukan untuk Seks Oral

    Presiden Uganda: Mulut untuk Makan, Bukan untuk Seks Oral

    Internasional
    Sandiaga Uno: Survei Gerindra Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Ingin Pemerintahan Baru

    Sandiaga Uno: Survei Gerindra Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Ingin Pemerintahan Baru

    Nasional
    Tersangka Pemilik 57 Kg Merkuri Dapat Bahan Baku dari Pulau Seram

    Tersangka Pemilik 57 Kg Merkuri Dapat Bahan Baku dari Pulau Seram

    Regional
    Kirim Dua F-16, Irak Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Suriah

    Kirim Dua F-16, Irak Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Suriah

    Internasional

    Close Ads X