Kompas.com - 09/08/2012, 16:34 WIB
EditorKistyarini

SEOUL, KOMPAS.com - Setidaknya 14 orang tewas di Korea Selatan dalam dua bulan terakhir akibat gelombang panas yang juga menewaskan lebih dari satu juta hewan ternak, kata pemerintah, Kamis (9/8/2012).

Sejak Juni, 14 orang telah meninggal karena penyakit terkait panas, seperti serangan stroke dan dehidrasi, dengan 11 kasus tersebut dilaporkan hanya dalam dua pekan sejak 25 Juli saat peringatan panas nasional pertama kali dikeluarkan, kata Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan.

Jumlah orang yang mencari pengobatan untuk penyakit terkait panas hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya menjadi sekitar 800 orang, kata kementerian itu. Dari total korban, sembilan lebih dari usia 60 tahun.

Sejak akhir Juli, negara telah mengalami gelombang panas yang panjang dengan suhu siang mencapai 35 derajat Celcius. Suhu turun di bawah 35 derajat Celcius untuk pertama kali, Rabu (8/8/2012), sejak akhir bulan lalu.

Gelombang panas menyebabkan kerusakan besar pada pertanian, dengan lebih dari satu juta hewan mati sebagai akibatnya, kata Kementerian Pangan, Pertanian, Kehutanan dan Perikanan.

Sebanyak 1.015.340 hewan di 465 peternakan di seluruh negeri mati antara 20 Juli dan Rabu, kata kementerian itu. Korban termasuk 967.156 ayam dan itik 41.660.

Kematian seperti ini sering disebabkan oleh kegagalan sistem ventilasi dan pendinginan karena listrik padam, terutama selama musim panas. Hampir seluruh populasi kerang di 31 hektar lahan pantai di barat daya Buan, Provinsi Jeolla Utara, juga telah tewas, akibat sengatan panas terik matahari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.