Kompas.com - 07/08/2012, 15:15 WIB
Penulis Kistyarini
|
EditorKistyarini

KABUL, KOMPAS.com — Sebuah truk berisi bom meledak di pangkalan militer NATO di selatan Kabul, Selasa (7/8/2012), dan melukai lebih dari 10 warga sipil, kata seorang polisi Afganistan.

Seorang juru bicara Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) NATO membenarkan bahwa "terjadi satu ledakan di fasilitas ISAF di Provinsi Logar", tetapi belum ada laporan tentang korban dari tentara NATO.

"Sebuah truk penuh bom diledakkan di kamp tentara koalisi di (ibu kota provinsi) Pule Alam," kata kepala polisi provinsi Logar, Ghulam Sakhi Rogh Lewanai.

"Sejauh ini kami mendapat informasi bahwa 12 warga sipil terluka," katanya.

Kelompok Taliban sudah mengakui serangan tersebut. "Pada sekitar pukul 09.00 pagi, salah seorang mujahid kami melakukan serangan bom bunuh diri dengan truk di sebuah kamp besar tentara AS yang menyebabkan banyak orang tewas dan terluka," kata juru bicara Taliban, Zabiullah Muhajid, dalam sebuah pesan singkat (SMS) yang diterima AFP.

Beberapa jam sebelumnya, sebuah bom Taliban meledak dan menewaskan delapan orang serta melukai lima orang lainnya. Bom itu menghantam sebuah minibus di pinggiran kota Kabul, kata polisi.

ISAF, yang memiliki 130.000 tentara di Afganistan, mengakui adanya peningkatan serangan di wilayah sekitar Kabul dalam beberapa bulan terakhir, sejak Taliban menyatakan memulai serangan musim panas tahunan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.