Kompas.com - 06/08/2012, 13:34 WIB
Penulis Kistyarini
|
EditorKistyarini

JERUSALEM, KOMPAS.com - Juru bicara militer Israel mengatakan intelijennya melaporkan tengan bakal adanya serangan berasal dari wilayah Mesir sehingga pihaknya pun bersiaga menghadapinya.

Sejumlah orang bertopeng dan membawa senjata membunuh 16 tentara Mesir yang bertugas di pos perbatasan dengan Israel di Semenanjung Sinai, Minggu (5/8/2012). Orang-orang itu kemudian menerobos pagar pengaman dengan kendaraan militer yang direbut dari tentara Mesir untuk memasuki wilayah Israel.

Juru bicara militer Israel Brigjen Yoav Mordechai mengatakan, Senin (6/8/2012), para penyernang meledakkan salah satu kendaraan itu saat masuk Israel.

Namun, katanya, badan intelijen Israel memiliki informasi tentang rencana inflitrasi itu dan mengirim helikopter tempurnya untuk menyerang kendaraan kedua yang direbut dari tentara Mesir itu.

"Kami sudah mempersiapkan diri, karena itu kami menembak (kendaraan itu)," kata Mordechai kepada radio angkat bersenjata Israel.

Sementara itu, militer Israel menyatakan lima pria bersenjata yang menyerang pos perbatasan Mesir-Israel itu telah tewas. "Jenazah lima orang bersenjata telah ditemukan oleh tentara Israel," kata juru bicara itu, tanpa membeberkan lebih lanjut.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah orang bersenjata membunuh 16 penjaga perbatasan Mesir dengan Israel di Sinai Utara sebelum mencuri dua kendaraan lapis baja dan masuk ke wilayah Israel, Minggu (5/8/2012).

Seorang pejabat kesehatan Mesir mengatakan, orang-orang bersenjata itu mengenakan baju tradisional Badui datang dengan mengendarai dua kendaraan dan menembaki sebuah pos pemeriksaan dekat pelintasan perbatasan Karm Abu Salem.

Departemen Kesehatan menyatakan, 16 tentara dan penjaga perbatasan terbunuh, sementara seorang pejabat keamanan mengatakan, tujuh orang lainnya terluka.

Seperti para pejabat Mesir, dia menuduh kelompok militan dari Gaza dan Sinai. Serangan itu terjadi saat senja, ketika para tentara Mesir tengah berbuka puasa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.