Kompas.com - 03/08/2012, 10:01 WIB
EditorEgidius Patnistik

DAMASKUS, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri Suriah, Kamis (2/8), menuduh Turki memainkan peran utama dalam mendukung terorisme di Suriah. Kementerian itu menambahkan, Amerika Serikat dan Perancis juga secara eksplisit mengumumkan dukungan mereka terhadap kelompok pemberontak bersenjata. Mereka semua melakukan kejahatan terhadap rakyat Suriah.

Dalam surat yang dikirim ke PBB dan diterbitkan media pemerintah, kementerian itu mengatakan  bahwa pemerintah Turki memberikan dukungan kepada para pejuang bersenjata di Suriah dengan membuka perbatasan dan bandaranya untuk para teroris Al Qaeda serta kelompok lain untuk bergabung dengan para petempur di Suriah.

Kementerian itu juga mengecam Amerika Serikat dan Perancis, dan mengatakan bahwa kedua negara itu telah mengumumkan untuk  membiayai langsung kelompok-kelompok bersenjata di Suriah dan melengkapi mereka dengan peralatan komunikasi yang berarti akan melanjutkan tindakan kriminal mereka. Pernyataan kementerian itu dilontarkan pada saat negara sedang menyaksikan meningkatnya  pertempuran militer antara pemberontak bersenjata dan pasukan pemerintah di kota-kota utama seperti Damaskus dan Aleppo.

Laporan-laporan terakhir telah mengungkapkan keberadaan pejuang Al Qaeda dan kelompok-kelompok sejenis bergabung dalam pertempuran  melawan pasukan pemerintah Suriah.  

Unsur-unsur garis keras telah menggelapkan prospek solusi politik untuk krisis Suriah, terutama setelah Kofi Annan, Kamis, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai utusan khusus internasional bagi Suriah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.