Kompas.com - 03/08/2012, 01:36 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

 

 

MOGADISHU. KOMPAS.com---Pelawak popular di Somalia, Abdi Jeylani Malag, tewas ditembak dua pria muda bersenjata di dekat rumahnya di Mogadishu.

Pelawak berusia 43 tahun yang sering tampil di televisi dan radio ini dibunuh hari Selasa lalu.Malag dikenal luas di Mogadishu dengan lawakan-lawakannya, namun lawakannya yang menghibur ini dimata kelompok militan dinilai bisa merusak pikiran anak-anak di Somalia.

Abdi Muridi Dhere, seorang kolega Malag, sebagaimana dikutip kantor berita AP hari Kamis (2/8/2012) menegaskan, kematian rekannya yang pelawak ini jelas sangat menyedihkan dan disesalkan.

Pembunuhan ini membuat Mogadishu kembali ke "hari-hari gelap".Selain Malag, sekitar tujuh wartawan telah dibunuh di Somalia sepanjang tahun 2012 karena menjadi target pembunuhan berbagai kelompok bersenjata di sana.

Dhere meminta pemerintah Somalia untuk semakin meningkatkan keamanan. Kelompok hak asasi, Amnesty International meminta otoritas Somalia dan masyarakat internasional untuk bertindak menegakkan kembali hukum di Somalia menyusul pembunuhan atas sang pelawak tadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.