PBB: Pertempuran Aleppo Makin Sengit - Kompas.com

PBB: Pertempuran Aleppo Makin Sengit

Kompas.com - 02/08/2012, 14:11 WIB

PBB melaporkan pertempuran antara pasukan Suriah dan kelompok pemberontak di Aleppo makin berlangsung sengit dalam beberapa hari terakhir.

Sausan Ghoseh, anggota misi PBB untuk Suriah mengatakan kepada BBC, kelompok pemberontak saat ini memiliki senjata berat, termasuk beberapa tank hasil rampasan milik pemerintah.

"Dalam 72 jam terakhir kami melihat pertempuran main sengit," kata Ghosheh, Rabu (1/8/2012) waktu setempat.

Wartawan BBC Jim Muir, yang melaporkan dari Lebanon, mengatakan, kelompok pemberontak dilaporkan menggunakan rudal antipesawat yang digunakan untuk menghadang helikopter dan pesawat tempur pasukan Suriah.

PBB, menurut Sausan Ghoseh, menuntut agar kedua pihak yang bertikai menahan diri dan mampu membedakan antara warga sipil dan pihak-pihak yang terlibat konflik.

Sementara itu, sejumlah laporan menyebutkan pasukan Suriah telah membunuh sedikitnya 35 orang di dekat Damaskus, yang kebanyakan adalah warga sipil tidak bersenjata.

Mereka tewas setelah pasukan pemerintah menyerbu dan menguasai wilayah Jdeidet Artouz, di dekat Damaskus, Rabu (1/8/2012), kata aktivis anti pemerintah dan warga setempat kepada kantor berita Reuters.

Meninggalkan Aleppo

Pada Rabu, sebuah video menayangkan eksekusi mati terhadap beberapa orang yang diyakini sebagai anggota miliki pro-Assad, yang mengundang kritik kelompok hak asasi manusia dan Dewan Opoisisi Nasional Suriah.

Dalam beberapa pekan terakhir, lebih dari 200.000 orang warga Aleppo telah meninggalkan kota itu, ketika pasukan Suriah menyerbu wilayah yang dikuasai kelompok pemberontak.

Kelompok pemberontak mengklaim telah menguasai sebagian besar Aleppo, walaupun pemerintah Suriah menyatakan lawan mereka semakin terdesak.

Organisasi yang menamakan sebagai pemerhati persoalan HAM Suriah yang berbasis di Inggris melaporkan, 135 orang tewas pada pertempuran pada hari Rabu, sementara organisasi lainnya yaitu Komite Koordinasi Lokal menyebut 170 orang tewas.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorKistyarini

    Terkini Lainnya

    Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

    Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

    Nasional
    Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

    Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

    Nasional
    Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

    Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

    Regional
    'Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia'

    "Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia"

    Nasional
    Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

    Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

    Nasional
    Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

    Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

    Nasional
    Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

    Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

    Internasional
    Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

    Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

    Regional
    KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

    KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

    Nasional
    Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

    Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

    Regional
    Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

    Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

    Regional
    Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

    Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

    Regional
    Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

    Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

    Internasional
    Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

    Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

    Nasional
    3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

    3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

    Regional

    Close Ads X