Kompas.com - 26/07/2012, 13:51 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

MANILA, KOMPAS.com — Seorang pencinta alam dan aktivis kehutanan asal Indonesia, Ambrosius Ruwindrijarto, menjadi salah satu pemenang penghargaan Ramon Magsaysay Awards 2012 yang diumumkan di Manila, Filipina, Kamis (26/7/2012).

Ruwi, demikian panggilan aktivis tersebut, dinyatakan telah berjasa besar dalam mengungkap pembalakan kayu ilegal di Indonesia dan turut menyelamatkan hutan di Indonesia.

Pada 1999, Ruwi melalui Yayasan Telapak yang turut ia dirikan dan bekerja sama dengan Badan Investigasi Lingkungan Hidup (EIA) yang bermarkas di Inggris mulai melacak dan membongkar jaringan pembalakan kayu ilegal di Indonesia. Dalam prosesnya, Ruwi pernah diserang secara fisik dan diancam dibunuh oleh pihak-pihak yang terlibat pembalakan kayu di hutan-hutan Kalimantan.

Selain Ruwi, peraih Ramon Magsaysay Awards tahun ini adalah Chen Shu-Chu dari Taiwan, Romulo Davide dari Filipina, Kulandei Francis dari India, Syeda Rizwana Hasan dari Banglades, dan Yang Saing Koma dari Kamboja. Ramon Magsaysay Award dianggap sebagai ekuivalen Hadiah Nobel untuk lingkup Asia.

Pemberian hadiah tahun ini akan diselenggarakan di Philippine International Convention Center (PICC) di Manila, 31 Agustus 2012. Sebelumnya, menurut laman resmi Yayasan Ramon Magsaysay Award, sudah ada 21 tokoh Indonesia yang menerima penghargaan ini, antara lain Pramoedya Ananta Toer, Abdurrahman Wahid, Ali Sadikin, Ahmad Syafii Maarif, Mochtar Lubis, Atmakusumah Astraatmadja, dan Teten Masduki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X