Kompas.com - 25/07/2012, 16:05 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Gennady Gatilov menuding beberapa negara Barat "menggunting" kebijakan PBB terkait kisruh di Suriah. Menurutnya, negara-negara Barat menjalankan kebijakan mereka sendiri-sendiri tanpa melewati PBB. "Tindakan itu akan merusak konsensus bersama yang akan dibakukan dalam pertemuan di Geneva akhir bulan ini," kata Gatilov sebagaimana warta Itar-Tass pada Rabu (25/7/2012) di Moskwa.

Gatilov memang tidak menyebutkan nama-nama negara yang ia maksudkan. Kendati begitu, ia mengingatkan pentingnya penyelesaian masalah Suriah dituntaskan dalam kerangka kerja PBB. Dalam hal ini, Dewan Keamanan.

Pihak rezim Bashar al-Assad sempat mengancam akan menggunakan senjata kimia andai ada negara asing menjadi pihak yang memperkeruh kisruh di Suriah. "Rusia mengingatkan agar Suriah menghormati larangan internasional penggunaan senjata kimia," kata Gatilov menegaskan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.