Kompas.com - 25/07/2012, 14:26 WIB
EditorEgidius Patnistik

ANTAKYA, KOMPAS.com - Turki akan menutup pos penyeberangan di perbatasan dengan Suriah, negara tetangganya yang dilanda kekacauan, pada Rabu (25/7) ini sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, kata seorang pejabat Turki kepada AFP.

"Kami telah mengambil langkah semacam itu bagi warga negara kami demi alasan keamanan," kata pejabat itu, yang tidak bersedia disebutkan namanya. "Langkah penutupan ini akan berlangsung sampai batas waktu yang tidak diketahui dan pembukaan kembali tergantung pada perkembangan di lapangan."

Langkah itu dilakukan setelah para pemberontak Suriah merebut dua pos perbatasan di sepanjang perbatasan dalam bentrokan dengan pasukan loyalis rezim Suriah. Para pejabat Suriah mengatakan, orang asing yang ingin melintasi perbatasan akan diminta untuk menandatangani surat peringatan tentang bahaya potensial di Suriah.

Ada tujuh pos perbatasan yang berfungsi di perbatasan sepanjang hampir 900 kilometer di antara kedua negara itu.

Para pemberontak telah menguasai penyeberangan perbatasan di wilayah Jarabulus, Bab al-Hawa dan Al-Salama di sepanjang perbatasan Turki. Dalam bentrokan pekan lalu antara pemberontak dan pasukan rezim Suriah di Bab al-Hawa, yang terletak di persimpangan Cilvegozu, sejumlah truk Turki dibakar dan dirampok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.