Kompas.com - 24/07/2012, 14:15 WIB
EditorKistyarini

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Utara baru-baru ini mengerahkan puluhan helikopter serang di dekat perbatasan laut yang disengketakan dengan Korea Selatan, kata laporan-laporan media Selasa (24/7/2012), pada saat kedua pihak memperkuat kehadiran militer mereka di daerah tersebut.

Korea Utara telah menempatkan sekitar 50 helikopter di pangkalan udara Taetan dan Nuchon di dekat Laut Kuning, kata kantor berita Yonhap dan media lainnya, mengutip para pejabat Seoul yang tak disebut namanya.

Helikopter-helikopter termasuk versi upgrade helikopter Mi-2 Korea Utara serta model Mi-4 dan Mi-8 yang diimpor dari Uni Soviet beberapa dekade lalu, katanya. Laporan itu menambahkan, beberapa helikopter itu dipersenjatai dengan senapan mesin dan roket-roket.

"Helikopter-helikopter yang digunakan untuk serangan darat dan pelatihan pasukan mobilitas dengan kecepatan tinggi," kata Yonhap mengutip seorang pejabat.

Helikopter-helikopter dari dua pangkalan tersebut bisa mencapai pulau garis depan Baengnyeong dalam waktu dua atau tiga menit, kata Chosun Ilbo.

Kementerian Pertahanan di Seoul menolak memberikan komentar tentang hal itu.

Perbatasan tersebut adalah tempat bentrokan angkatan laut yang mematikan pada tahun 1999, 2002 dan 2009.

Pada November 2010, Korea Utara menembaki salah satu dari lima pulau perbatasan Korea Selatan, Yeonpyeong, dan menewaskan empat warga Korea Selatan termasuk dua warga sipil.

Korea Selatan sejak itu memperkuat prajurit dan persenjataan di pulau-pulau tersebut untuk mencegah terjadinya setiap serangan baru. Bulan lalu Seoul mengatakan rencana pembangunan satu pangkalan angkatan laut canggih di Baengnyeong.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X