Kompas.com - 24/07/2012, 09:08 WIB
EditorEgidius Patnistik

STONE TOWN, KOMPAS.com - Menteri Prasarana dan Komunikasi Zanzibar, kepulauan semiotnomi yang masuk wilayah Tanzania, meletakkan jabatan, Senin (23/7),  setelah satu lagi kecelakaan feri maut dalam waktu kurang dari setahun.

Hamad Msoud Hamad, menteri yang bertugas di sektor angkutan dan menolak untuk mundur pekan lalu meskipun ada beberapa anggota parlemen menyerukan pengunduran dirinya, menjadi orang yang memikul tanggung jawab atas bencana tersebut. Lebih dari 140 orang diduga telah tewas, termasuk 78 orang yang dikonfirmasi tewas dan lebih dari 60 penumpang hilang.

Pengunduran diri Hamad diumumkan Sekretaris Kabinet Zanzibar, Abdul Hamid Yahya Mzee, Senin malam.

Sebanyak 290 orang berada di kapal feri tersebut, termasuk sembilan anggota awak dan 31 anak-anak, ketika feri naas tersebut mengarungi Samudra Hindia, Rabu sore. Kapal feri tersebut, MV Skagit, terbalik dalam pelayaran menuju Zanzibar dari Dar es Salaam ketika membawa 290 penumpang.

Angin kencang diduga menjadi penyebab bencana itu, kata pihak berwenang. Namun anggota dewan legislatif dan keluarga korban juga menyalahkan pemerintah karena lalai, terutama akibat kenyataan bahwa lebih dari satu kecelakaan feri maut terjadi hanya kurang dari satu tahun.

Satu kapal feri lain, MV Spice Islander, terbalik sekitar tengah malam di perairan di lepas pantai utara Zanzibar pada September tahun lalu. Kecelakan itu menewaskan lebih dari 200 penumpang, termasuk banyak anak-anak dan perempuran. Penyebabnya karena kapal tersebut kelebihan penumpang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X