Kompas.com - 23/07/2012, 19:38 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Terhitung sejak Minggu (22/7/2012) malam sampai dengan Senin (23/7/2012) menjelang pagi, tensi pertempuran di Damaskus, ibu kota Suriah, mereda. Tapi di kawasan utara yakni di Provinsi Aleppo, perang masih terus berkecamuk.

Di Damaskus, saksi mata mengatakan, suara desingan peluru dan ledakan bom makin mereda. Sementara, menurut pasukan pemerintah Suriah, beberapa kawasan di Damaskus masih menjadi wilayah kelompok perlawanan.

Pihak perlawanan, sebaliknya, menurut warta Xinhua, mengatakan kalau serangan ke Damaskus memang menjadi momentum. Kelompok perlawanan mengatakan taktik gerilya yang dipergunakan menghasilkan banyak kerusakan di kawasan kota Damaskus.

Sementara di Aleppo, kelompok perlawanan tetap melakukan perang melawan pasukan pemerintah. Mereka menyebut upaya perang itu sebagai pembebasan Aleppo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.