Kompas.com - 23/07/2012, 17:26 WIB
EditorKistyarini

MOGADISHU, KOMPAS.com - Kelompok Al-Shabaab telah mengeksekusi tiga anggotanya karena menjadi "mata-mata" untuk beberapa badan intelijen Barat.

Dua dari orang-orang yang dieksekusi itu dituduh memasang sebuah alat pelacak satelit yang dipasang pada sebuah mobil agen Al Qaeda pada Januari lalu. Gara-gara alat pelacak itu, mobil tersebut diserang dan menewaskan dua orang.

"Tiga terdakwa dinyatakan bersalah menjadi mata-mata... satu orang bekerja untuk badan intelijen Inggris MI6 dan dua lainnya bekerja pada CIA," kata Sheikh Abdalla Al-Haq, hakim ketua Al-Shabaab, Senin (23/7/2012).

Menurut sejumlah saksi, ketiga orang itu, berusia antara 25 dan 30 tahun, dieksekusi satu regu tembak di depan umum di Kota Merka, Minggu (22/7/2012) malam.

"Mereka mengakui semua dakwaan dan hukumannya adalah mati," tegas Al-Haq.

"Salah seorang dari mereka menjerit ketika dijatuhkan dan setelah hakim menjatuhkan vonis, mata ketiga terpidana ditutup dan ditembak," ujar Abidaziz Moalim, seorang saksi.

"Para pejabat Al-Shabaab menggunakan pengeras suara pada mobil-mobil bak terbuka untuk memanggil orang-orang agar berkumpul dan menonton eksekusi itu. Ratusan orang datang menonton," kata saksi lain, Idris Nure.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.