Pemerintah Jepang Selidiki Dugaan Manipulasi Data Radiasi di Fukushima

Kompas.com - 23/07/2012, 04:46 WIB
Editor

TOKYO, MINGGU - Otoritas Jepang, Minggu (22/7), terus menyelidiki kemungkinan kecurangan yang dilakukan subkontraktor Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi.

Mereka dicurigai memaksa para pekerjanya melaporkan tingkat radiasi jauh lebih rendah dari yang sebenarnya.

Penyelidikan digelar setelah ramainya pemberitaan tentang kecurigaan kecurangan itu di sejumlah media massa Jepang, salah satunya surat kabar Asahi Shimbun.

Dalam pemberitaannya, Asahi Shimbun menulis, salah seorang atasan di perusahaan subkontraktor itu memaksa 10 pekerja membungkus alat dosimeter yang mereka kenakan dengan kemasan berbahan timbal.

Langkah tersebut membuat angka radiasi yang terukur dosimeter menjadi lebih rendah dari paparan radiasi yang sesungguhnya. Alat dosimeter itu berfungsi mengukur tingkat paparan radiasi yang diterima pemakainya.

Cara curang seperti itu dilakukan agar para pekerja bisa bekerja dalam jangka waktu lebih lama dari yang seharusnya di lokasi dengan tingkat radiasi nuklir yang membahayakan.

Kejadian seperti itu semakin menguatkan kecurigaan selama ini tentang adanya kecurangan yang sudah sejak lama dipraktikkan.

Upaya penyelidikan mulai dilakukan sejak akhir pekan. Menurut salah seorang pejabat di Biro Pekerja Fukushima, Yasuhiro Kishi, pemeriksaan dilakukan langsung di lokasi.

Menurut Kishi, inspeksi lapangan di reaktor Fukushima dilakukan, termasuk dengan mengecek semua pembacaan dosimeter para pekerja serta berbagai bentuk catatan lain.

Seperti diwartakan, PLTN Fukushima Daiichi rusak dan bocor setelah dihantam gempa dan gelombang tsunami yang melanda Jepang, 11 Maret 2011.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.