Kompas.com - 22/07/2012, 11:06 WIB
EditorEgidius Patnistik

DENVER, KOMPAS.com - Kepolisian Negara Bagian Colorado, Amerika Serikat menyatakan telah berhasil membersihkan bahan peledak dari apartemen pelaku penembakan dalam pemutaran perdana film Batman di Aurora, Colorado yang menewaskan 12 orang.

Pada awal proses pembersihan rumah tersangka James Holmes (24), polisi menggunakan robot, meski demikian polisi tetap harus masuk meski ada sejumlah peledak yang belum dijinakkan.

Polisi mengatakan Holmes bekerja dengan kalkulasi dan akurasi tinggi, misalnya dia mengumpulkan amunisi sedikit demi sedikit selama berbulan-bulan.

Sebelumnya petugas polisi dan FBI dengan menggunakan kamera menemukan apartemen Holmes dipenuhi berbagai jebakan. "Saya pribadi belum pernah menemukan hal seperti yang kami temukan di sana," kata Kepala Kepolisian Aurora Dan Oates.

Pada Minggu (22/7) dini hari waktu setempat polisi menggunakan ledakan kecil terkontrol di dalam gedung apartemen itu dan sejumlah petugas menjinakkan berbagai jebakan lain. Jebakan pertama berupa sebuah kawat yang direntangkan di pintu masuk apartemen, sementara di dalam ruangan ditemukan toples-toples berisi peluru, bahan kimia yang bisa meledak jika saling bercampur dan lebih dari 30 granat yang telah diimprovisasi.

"Apartemen ini dirancang untuk membunuh siapapun yang memasukinya," papar Oates. "Jika Anda berpikir kami marah, maka kami memang benar-benar marah," sambung Oates seraya menambahkan tersangka James Holmes ditangkap di luar bioskop Aurora.

Dibeli legal

Saat melakukan aksinya di tengah malam pemutaran perdana film Batman terbaru itu, Holmes diyakini membawa sebuah senapan otomatis, sebuah senapan berburu dan dua pistol. Polisi mengatakan semua senjata dan amunisi yang dimiliki Holmes dibeli secara legal selama beberapa bulan terakhir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tersangka, lanjut polisi, menerima paket-paket barang pesanannya dalam jumlah besar ke kediaman dan tempat kerjanya.

Aparat keamanan memastikan Holmes melakukan aksinya itu sendirian dan tak terkait dengan jaringan teroris manapun, apalagi tersangka selama ini sama sekali tak memiliki catatan kriminal.

Sheriff Arapahoe County Grayson Robinson mengatakan Holmes kini ditahan di sel isolasi demi keselamatan jiwanya.

Halaman:
Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.