Kompas.com - 20/07/2012, 10:40 WIB
EditorKistyarini

NEW YORK, KOMPAS.com - Rusia dan China, dua anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Kamis (19/7/2012), untuk kali ketiga kembali menggunakan hak veto guna membatalkan resolusi baru yang memuat ancaman sanksi terhadap Suriah. Sementara di Damaskus, eskalasi pertempuran terus meningkat.

Pemungutan suara di Dewan Keamanan (DK) PBB dilangsungkan Kamis pagi waktu New York, AS, atau Kamis malam WIB. Dari 15 negara anggota DK PBB, 11 negara mendukung rancangan resolusi itu, sementara dua suara abstain dan dua suara menolak.

Penolakan Rusia dan China itu sudah diperkirakan sebelumnya, setelah sikap kedua negara itu tak berubah, meski berbagai cara diplomasi telah ditempuh untuk membujuk mereka.

Saat DK PBB gagal melakukan terobosan untuk memaksa penghentian kekerasan di Suriah, pertempuran sengit terus terjadi di Damaskus.

Eskalasi kekerasan itu membuat sebagian warga ibu kota Suriah itu memutuskan mengungsi.

Organisasi Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah (SOHR) yang bermarkas di London, Inggris, menyatakan, ratusan warga distrik Mazzeh di sebelah barat, Tadamon di sebelah selatan, dan kamp pengungsi Palestina di Yarmuk sudah mulai mengungsi.

Mereka khawatir tentara rezim Presiden Bashar al-Assad akan menggelar operasi militer besar-besaran yang akan mengancam keselamatan mereka. Selain itu, mereka juga mulai kesulitan menjalankan kehidupan sehari-hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Toko-toko ditutup dan warga mulai kesulitan mencari kebutuhan sehari-hari, seperti roti.

Eskalasi pertempuran terjadi setelah serangan bom di markas besar Biro Keamanan Nasional Suriah, Rabu, menewaskan tiga pejabat tinggi militer Suriah. Insiden, yang diklaim dilakukan oleh pihak Tentara Pembebasan Suriah (FSA)—pasukan oposisi— memicu kemurkaan pasukan pemerintah.

Pihak tentara pemerintah sendiri memberi 48 jam bagi warga yang tinggal di titik-titik pertempuran agar segera mengungsi. ”Bentrokan keras yang ekstrem akan terus terjadi dalam 48 jam ke depan untuk membersihkan Damaskus dari para teroris pada saat bulan Ramadhan dimulai,” tutur seorang pejabat keamanan Suriah.

Halaman:
Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.