Kompas.com - 15/07/2012, 08:46 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

BERLIN, KOMPAS.com -- Lebih dari 500 warga di kawasan Media Spree, Berlin, Jerman, berunjuk rasa, Sabtu (14/7/2012). Mereka menyatakan menolak rencana pemerintah membangun kawasan bisnis baru di sekitar hunian penduduk. Pembangunan tersebut akan menggusur kawasan hijau sekaligus ruang publik bagi masyarakat setempat.

Aksi kelima kalinya ini berlangsung sejak pukul 15.00. Massa berjalan sepanjang hampir 5 kilometer menuju kawasan Media Spree. Sejumlah pengunjuk rasa memasang spanduk yang menyatakan penoakan terhadap rencana pembangunan pusat bisnis di kawasan tersebut, antara lain untuk apartemen, perkantoran, dan pusat perbelanjaan. Masyarakat juga menuntut agar pemerintah menyelamatkan ruang publik dan ruang hijau yang masih tersisa di pusat Kota Berlin.

"Kami ingin melihat pemandangan alam Sungai Spree dan taman di sekitarnya secara bebas dari tempat tinggal kami tanpa tertutupi oleh gedung-gedung bertingkat baru," ungkap Henry, salah seorang pengunjuk rasa yang juga membawa anaknya, Max (5) dalam aksi tersebut.

Tanja, warga lainnya, meminta pemerintah menyelamatkan ruang hijau tersisa, bukan menggusur ruang publik dengan pusat bisnis. "Kami menuntut penyelamatan ruang hijau Media Spree," ujar Tanja.

Kawasan Media Spree berada di wilayah timur Berlin. Kawasan yang sebagian besar telah dipadati apartemen dan perkantoran bertingkat ini merupakan lokasi yang nyaman untuk hunian. Pada sebagian tepi Sungai Spree, masih tersisa ruang hijau yang berdekatan dengan tempat tinggal warga. Di ruang terbuka inilah, setiap sore para orangtua membawa anaknya bermain dan berolahraga.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X