Kompas.com - 11/07/2012, 21:09 WIB
EditorKistyarini

Joe Gordon, seorang warga Amerika Serikat kelahiran Thailand akhirnya dibebaskan dari penjara setelah mendapatkan pengampunan dari Raja Thailand. Laki-laki berusia 55 tahun itu dituduh memuat petikan dari sebuah biografi Raja Bhumibol yang dilarang ke dunia maya.

Pembebasan mantan penjual mobil bekas asal Colorado itu disambut baik perwakilan Amerika Serikat di Bangkok.

"Kami sangat gembira Yang Mulia Raya Bhumibol Adulyadej memberikan pengampunan kepada Joe Gordon, yang membebaskannya dari tahanan," kata juru bicara kedubes AS di Bangkok, Walter Braunohler.

Tak diketahui alasan pasti pemberian ampunan itu, namun Washington selama ini menekan pemerintah Thailand untuk segera membebaskan Gordon.

"Kami mendesak pemerintah Thailan baik secara pribadi maupun secara terbuka, di Bangkok dan Washington, untuk memastikan bahwa kebebasan berekspresi dilindungi sebagai sebuah kewajiban internasional," ujar Braunohler.

Petikan biografi

Gordon sebenarnya mengunggah petikan biografi yang dilarang itu saat dia berada di Amerika Serikat dan ditangkap saat berkunjung ke Thailand.

Pada Desember tahun lalu, pengadilan Thailand menjatuhkan hukuman penjara 2,5 tahun bagi Gordon. Awalnya Gordon dituntut hukuman penjara selama lima tahun, namun hakim hanya menjatuhkan vonis setengah dari tuntutan jaksa.

Sesuai dengan hukum Thailand, siapapun yang dianggap menghina raja dan keluarganya terancam hukuman penjara maksimal selama 15 tahun.

Sejumlah aktivis hak asasi manusia menilai undang-undang anti penghinaan raja belakangan kian sarat muatan politik. Bahkan tak jarang undang-undang ini digunakan sebagai alat represi ketimbang sebagai cara untuk melindungi kerajaan.

Saat ini keberadaan Gordon tidak diketahui sehingga belum jelas apakah laki-laki itu masih berada di Thailand atau sudah kembali ke Amerika Serikat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.