Sekjen PBB Puji Pemilu PBB

Kompas.com - 09/07/2012, 11:39 WIB
EditorKistyarini

NEW YORK, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Minggu (8/7/2012), mengucapkan selamat kepada rakyat Libya atas penyelenggaraan pemilihan anggota parlemen yang digelar pada Sabtu (7/7/2012). Ban mengatakan,  "tekad mereka sekali lagi terlihat" saat mereka memberi suara mereka.

Menurut satu pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicara Ban di Markas PBB, Minggu, "Sekretaris Jenderal dengan hangat mengucapkan selamat kepada rakyat Libya atas pemilihan umum pertama di negeri tersebut dalam setengah abad."

Di dalam pernyataan itu, Ban Ki-moon tersebut memuji peran Komisi Tinggi Pemilihan Umum di Libya dan ribuan staf pemilihan yang memastikan "pemungutan suara berlangsung transparan dan dilaksanakan dengan baik".

Ban menyampaikan harapan untuk melihat "keberhasilan dalam penuntasan proses pemilihan umum yang diselenggarakan oleh rakyat Libya dan didukung dengan senang hati oleh PBB".

"Sekretaris Jenderal menyampaikan penghargaannya kepada para calon dan partai politik yang bersaing dalam pemilihan umum dalam semangat demokratis dan damai," kata pernyataan itu, sebagaimana dikutip Xinhua.

"PBB sangat berharap dapat bekerja sama dengan pemimpin baru Libya dan kaum muda, lelaki dan perempuan, bagian dari masyarakat sipil, saat mereka menghadapi tantangan mengenai perancangan konstitusi dan pembangunan negara yang aman serta bertanggung-jawab," katanya.

"Sekretaris Jenderal percaya bahwa mereka akan melakukan itu dalam semangat kebersamaan, keadilan dan perujukan di kalangan semua warga Libya," katanya.

Rakyat Libya memberi suara mereka pada Sabtu, dalam pemilu legislatif pertama pascaketergulingnya Moammar Khadafy. Lebih dari 2,7 juta orang di Libya, atau sebanyak 80 persen orang yang memenuhi syarat sebagai pemilih, telah terdaftar untuk memberi suara dalam pemilihan umum tersebut. Hasil awal penghitungan suara dijadwalkan diumumkan pada 11 Juli.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Internasional
Disebut Tak Tertandingi di Timur Tengah, Apa Saja Rudal yang Dipunyai Iran?

Disebut Tak Tertandingi di Timur Tengah, Apa Saja Rudal yang Dipunyai Iran?

Internasional
Studi Pentagon: Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah

Studi Pentagon: Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 600 Demonstran Hong Kong Menyerah | Mia Khalifa Kisahkan Pengalaman

[POPULER INTERNASIONAL] 600 Demonstran Hong Kong Menyerah | Mia Khalifa Kisahkan Pengalaman

Internasional
Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X