Kompas.com - 04/07/2012, 06:29 WIB
EditorKistyarini

WASHINGTON, KOMPAS.com - Pemerintah Presiden Barack Obama menyatakan bahwa Pakistan membuka kembali rute suplai ke Afganistan, setelah Amerika Serikat mengeluarkan permintaan maaf atas terbunuhnya 24 tentara Pakistan dalam serangan udara NATO pada November lalu.

Menteri Luar Negeri Hillary Rodham Clinton menyatakan belasungkawa atas kematian ke-24 tentara Pakistan tersebut dalam percakapan telepon dengan Menlu Pakistan Hina Rabbani Khar.

Insiden tersebut merusak hubungan kedua negara hingga memaksa AS dan sekutunya mengirim suplai untuk tentara mereka melalui rute utara ke Afganistan dan menghabiskan biaya lebih tinggi.

"Kami menyesalkan kehilangan yang dialami militer Pakistan," kata Clinton dalam sebuah pernyataan dengan Khar.

"Saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para tentara Pakistan yang meninggal. Saya dan Menlu Khar menyadari kesalahan yang menyebabkan kehilangan jiwa di pihak militer Pakistan," kata Clinton.

Inilah untuk kali pertama pejabat AS meminta maaf secara resmi atas kematian tentara-tentara Pakistan. Langkah ini menjadi sebuah perdebatan panas di pemerintahan Obama dan yang dituntut pemerintah Pakistan sementara jalur suplai ke Afganistan itu tertutup selama tujuh bulan.

Permintaan maaf itu dinyatakan saat pemerintah Pakistan dan para petinggi militer negara itu bertemu di Islamabad pada Selasa (3/7/2012) malam untuk membicarakan pembukaan jalur suplai NATO tersebut.

Hillary Clinton mengatakan keputusan itu sudah diambil. "Saya gembira Menlu Khar sudah menginformasikan bahwa jalur darat ke Afganistan sudah dibuka," kata Clinton.

Dia menambahkan Pakistan tidak meminta biaya transit, salah satu poin yang dibicarakan pada negosiasi awal. Clinton mengatakan, pembukaan kembali itu akan "menurunkan biaya" perang di Afganistan.

Selama ini AS tidak pernah membayar biaya transit secara langsung kepada Pakistan. Biaya itu menjadi bagian dari kontrak AS dengan perusahaan truk yang kemudian membayarkannya ke Pakistan, 250 dollar per truk.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.