Saat Indonesia Menjajah Dunia

Kompas.com - 03/07/2012, 05:27 WIB
Editor

Selama ini perhatian historiografi Indonesia cenderung pada sejarah internal Indonesia, melulu membahas asal mula negeri ini beserta sejarah setiap daerahnya. Ini merupakan terusan dari situasi pasca- kemerdekaan, situasi saat Indonesia masih menggali akar sejarah dan mencari siapa dirinya.

amun, setelah 67 tahun merdeka, sudah saatnya kita beranjak dan mulai meneropong keberadaan Indonesia dari kacamata global. Sudahkah sejarah Indonesia terpetakan dalam peradaban dunia?

Isu itulah yang kemudian diangkat mahasiswa Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM) ke dalam jurnal berjudul Histma (History Media) yang bertemakan ”Indonesia dan Dunia”.

Dalam jurnal ini terdapat empat tulisan utama, masing-masing berjudul Manusia Perahu Vietnam dalam Lembaran Sejarah Indonesia, Sejarah Perdagangan Luar Negeri Indonesia 1945-1967, Politik Luar Negeri Indonesia di Bawah Abdurrahman Wahid, dan Perusahaan Multinasional Indonesia di Asia Tenggara. Selain itu, ada pula opini, esai, dialog, serta resensi buku yang masih berkaitan dengan tema tersebut.

Jurnal Histma dengan isu ”Indonesia dan Dunia” ini diluncurkan pada Jumat (29/6) di Auditorium Fakultas Ilmu Budaya UGM. Tulisan pertama itu dikerjakan dalam waktu sembilan bulan, mulai dari proses pemilihan tema, penulisan, editing, sampai proses percetakan.

Peluncuran jurnal Histma kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama Ketua Jurusan Sejarah UGM Dr Sri Margana dan salah seorang penulis jurnal sekaligus alumnus jurusan Sejarah UGM, Ravando.

Kontribusi

Dalam pemaparannya, Sri Margana menyampaikan, jangan lagi kita membahas apa kontribusi dunia Barat terhadap Indonesia. Sebab, bangsa Timur pun memiliki peran yang kuat dalam perkembangan dunia Barat.

Dulu kita sibuk membahas tentang peninggalan-peninggalan bangsa Belanda setelah menjajah Indonesia selama 3,5 abad. Namun, tidak banyak yang tahu kalau di Belanda ada banyak restoran dengan cita rasa khas Indonesia.

”Secara tidak langsung, itu menunjukkan bahwa budaya kita telah menjajah Belanda,” tuturnya.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X