Kompas.com - 25/06/2012, 21:40 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Jordania Nasser Judeh mengingatkan PBB terkait peran penting dalam proses perdamaian Palestina-Israel. Di Amman, sebagaimana warta Petra pada Senin (25/6/2012), Nasser mengatakan hal itu saat bertemu Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Robert Serri.

Dalam kesempatan itu, mengemuka usulan untuk menciptakan negara Palestina yang independen sesuai peta perbatasan pada 1967. Di situ, Jerusalem Timur menjadi ibu kota Palestina.

"Jordania memiliki kepentingan strategis terkait tuntasnya masalah kedua belah pihak," kata Judeh.

Pada hari yang sama Perdana Menteri Jordania Fayez Tarawneh menerima Serri untuk topik pembicaraan penekanan proses perdamaian Palestina-Israel. "Kedua belah pihak harus merestorasi kepercayaan masing-masing," kata Tarawneh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X