Pimpinan Boko Haram Dimasukkan dalam Daftar Teroris

Kompas.com - 22/06/2012, 08:47 WIB
EditorEgidius Patnistik

WASHINGTON, KOMPAS.com — Pemerintah Amerika Serikat memasukkan tiga tokoh yang diduga pimpinan kelompok militan Islam Nigeria, Boko Haram, dalam daftar teroris dunia. Langkah tersebut memungkinkan Washington membekukan aset milik Abubakar Shekau, Abubakar Kambar, dan Khalid al Barnawi di Amerika Serikat.

Warga Amerika Serikat juga dilarang berhubungan dengan Shekau, Kambar, dan Barnawi.

Boko Haram meningkatkan serangan terhadap tempat-tempat ibadah pemeluk Kristen tahun ini dan para wartawan mengatakan, pemerintah Presiden Obama didesak untuk mengambil tindakan tegas. Beberapa politisi Amerika Serikat meminta Boko Haram dikategorikan sebagai organisasi teroris asing.

Lebih dari 640 orang tewas di Nigeria sepanjang tahun ini dalam berbagai serangan yang dituduhkan ke kelompok ini.

Wartawan BBC di Washington, Kim Ghattas, mengatakan, keputusan pemerintah Amerika Serikat diperkirakan tidak berdampak serius terhadap tiga pimpinan Boko Haram.

Langkah Washington ini lebih ditujukan untuk menghentikan kekerasan sektarian di Nigeria, kata wartawan BBC.

Boko Haram memusatkan kegiatan di kawasan Nigeria utara yang sebagian besar didiami warga Muslim. Kawasan Nigeria selatan yang kaya minyak banyak didiami warga Kristen.

Diperkirakan anggota-anggota Boko Haram menjalin kontak dengan kelompok militan di kawasan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.