Kisruh Suriah Merembet ke Lebanon - Kompas.com

Kisruh Suriah Merembet ke Lebanon

Kompas.com - 06/06/2012, 16:23 WIB

KOMPAS.com — Kisruh di Suriah, yang seakan tak berujung, lambat laun merembet ke Lebanon. Di perbatasan kedua negara, sejak awal tahun ini, sudah terjadi bentrokan bersenjata yang menewaskan warga di kedua belah pihak.

Catatan dari AP dan AFP pada Rabu (6/6/2012) menunjukkan, tentara Suriah membunuh seorang warga Lebanon dan melukai dua orang lainnya di perbatasan kedua negara. Bentrokan berawal saat tentara Suriah memeriksa penyelundup senjata asal Lebanon di kawasan kota Arsal, Lembah Bekaa. Wilayah itu ada di Lebanon.

Sumber militer Lebanon mengatakan, kawasan perbatasan kedua negara memang terbilang kawasan berpenduduk miskin. Masalahnya kini, kelompok penentang rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad kerap melintasi perbatasan dan masuk ke wilayah Lebanon. Mereka berupaya lolos dari kejaran pasukan Suriah. Baku tembak pun tak terhindarkan di tempat tersebut.

Warga Lebanon yang tinggal di perbatasan juga mengatakan, pasukan Suriah acap masuk begitu saja ke wilayah Lebanon sembari menembaki kelompok penentang Al-Assad.

Sebulan silam, seorang dokter dan warga Lebanon di perbatasan menjadi saksi mata tewasnya seorang nenek berusia 75 tahun. Nenek itu terjebak dalam baku tembak antara pasukan Suriah dan para penentang. Dalam insiden itu, anak perempuan sang nenek ikut terluka.

Pada April 2012, seorang juru kamera televisi Lebanon tewas tertembak oleh peluru pasukan Suriah. Sementara itu, pada masa lalu, roket-roket Suriah juga menyasar kalangan penentang yang berbasis di perbatasan kedua negara di wilayah Lebanon.


EditorJosephus Primus

Terkini Lainnya

Elektabilitas Masih Rendah, Golkar Yakin Bisa Bangkit Pasca Pilkada 2018

Elektabilitas Masih Rendah, Golkar Yakin Bisa Bangkit Pasca Pilkada 2018

Nasional
Seorang Kepala Dinas Konsumsi Sabu, Bupati Aceh Utara Akan Periksa Pejabat Lainnya

Seorang Kepala Dinas Konsumsi Sabu, Bupati Aceh Utara Akan Periksa Pejabat Lainnya

Regional
Berkali-kali Survei Tempatkan Prabowo Di Bawah Jokowi, Prabowo Tetap Tegar

Berkali-kali Survei Tempatkan Prabowo Di Bawah Jokowi, Prabowo Tetap Tegar

Nasional
Transfer Rp 1,2 Miliar secara Ilegal ke Sejumlah Rekening, 'Teller' Bank Ditangkap Polisi

Transfer Rp 1,2 Miliar secara Ilegal ke Sejumlah Rekening, "Teller" Bank Ditangkap Polisi

Regional
50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini

50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini

Internasional
Sekjen PKS dan Gerindra Bertemu, Bahas Kegiatan Teknis Perkuat Koalisi

Sekjen PKS dan Gerindra Bertemu, Bahas Kegiatan Teknis Perkuat Koalisi

Nasional
Tak Terima Diputus Pacar, Seorang ABG Lompat dari Jembatan Ampera

Tak Terima Diputus Pacar, Seorang ABG Lompat dari Jembatan Ampera

Regional
Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

Nasional
Ikuti Tes Masuk Polisi, Empat Pemuda Kedapatan Curi Boneka

Ikuti Tes Masuk Polisi, Empat Pemuda Kedapatan Curi Boneka

Regional
Musim Hujan Tiba, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Khawatir Banjir

Musim Hujan Tiba, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Khawatir Banjir

Internasional
Di Kediri, Warga Miskin yang Sakit Tak Perlu Repot, Dokter Akan Datang ke Rumah

Di Kediri, Warga Miskin yang Sakit Tak Perlu Repot, Dokter Akan Datang ke Rumah

Regional
Presiden Uganda: Mulut untuk Makan, Bukan untuk Seks Oral

Presiden Uganda: Mulut untuk Makan, Bukan untuk Seks Oral

Internasional
Sandiaga Uno: Survei Gerindra Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Ingin Pemerintahan Baru

Sandiaga Uno: Survei Gerindra Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Ingin Pemerintahan Baru

Nasional
Tersangka Pemilik 57 Kg Merkuri Dapat Bahan Baku dari Pulau Seram

Tersangka Pemilik 57 Kg Merkuri Dapat Bahan Baku dari Pulau Seram

Regional
Kirim Dua F-16, Irak Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Suriah

Kirim Dua F-16, Irak Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Suriah

Internasional

Close Ads X