Mubarak Divonis Seumur Hidup

Kompas.com - 02/06/2012, 16:36 WIB
EditorKistyarini

KAIRO, KOMPAS.com — Pengadilan Mesir menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak dalam sebuah persidangan di Kairo, Sabtu (2/6/2012).

Mubarak dinyatakan bersalah terlibat dalam pembunuhan para demonstran selama pemberontakan yang kemudian berhasil menggulingkannya dari kekuasaan tahun lalu.

Vonis seumur hidupdalam perkara yang sama juga dijatuhkan kepada mantan menteri dalam negerinya, Habib al-Adly. Sementara enam mantan komandan polisi dinyatakan tidak bersalah.

Untuk dakwaan korupsi, baik Mubarak maupun kedua putranya, Alaa dan Gamal, dinyatakan tidak bersalah.


Jaksa penuntut di dalam ruang sidang juga marah karena vonis bebas untuk para komandan polisi. Kepada AFP, mereka mengungkap kekhawatiran Mubarak dan Adly bisa dibebaskan bila mereka mengajukan banding.

Mubarak tidak menunjukkan ekspresi ketika Hakim Ahmed Refaat membacakan putusan. Sementara itu, Alaa dan Gamal tampak menahan air mata.

Bentrokan antara polisi dan demonstran pun pecah tak lama setelah vonis dibacakan. Terdengar juga teriakan, "Batalkan, batalkan...." serta "Rakyat menginginkan majelis hakim dibersihkan".

Mubarak merupakan satu-satunya pemimpin Afrika Utara yang diseret ke pengadilan menyusul pecahnya Arab Spring. Dia dan Adly serta enam orang lainnya didakwa terlibat dalam kematian beberapa dari 850 korban tewas selama gelombang demonstrasi yang menentangnya.

Mubarak, Alaa, Gamal, dan Hussein Salem, rekanan bisnis mereka yang kabur ke Spanyol, juga diadili untuk perkara suap.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

    Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

    Internasional
    Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

    Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

    Internasional
    ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

    ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

    Internasional
    Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

    Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

    Internasional
    Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

    Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

    Internasional
    Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

    Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

    Internasional
    Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

    Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

    Internasional
    Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

    Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

    Internasional
    Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

    Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

    Internasional
    Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

    Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

    Internasional
    Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

    Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

    Internasional
    Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

    Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

    Internasional
    Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

    Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

    Internasional
    Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

    Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X