Hosni Mubarak Hadapi Vonis

Kompas.com - 02/06/2012, 11:19 WIB
EditorKistyarini

Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak akan menghadapi vonis pengadilan pada Sabtu (2/6/2012) dalam kasus dugaan konspirasi membunuh para pemrotes dalam demonstrasi tahun lalu.

Pengadilan di Kairo akan memutuskan apakah Mubarak, bersama dengan mantan Menteri Dalam Negeri Habib al-Adly dan empat pengikutnya, memerintahkan polisi untuk menembak demonstran.

Sebelumnya, enam orang mantan pejabat Mesir ini menolak dakwaan. Mereka akan menghadapi hukuman mati jika terbukti bersalah.

Mubarak juga menghadapi dakwaan lain, yaitu menyalahgunakan kekuasaannya untuk memperkaya diri bersama dengan putranya, Alaa dan Gamal.

Dua orang pejabat senior kementerian dalam negeri diduga gagal mengantisipasi protes dan memberikan perlindungan terhadap masyarakat dan milik mereka.

Mei lalu, Jaksa Agung Mesir menyatakan, Mubarak diadili atas konspirasi pembunuhan sekitar 850 orang pemrotes selama 18 hari demonstrasi yang menuntutnya mundur dari jabatan presiden Februari lalu. Dia juga didakwa menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri.

Agustus lalu, Mubarak dihadirkan di pengadilan dengan menggunakan tandu karena mengalami gangguan jantung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jaksa menghadapi kesulitan untuk menghadirkan saksi yang memberatkan dalam persidangan karena lima orang saksi menarik kembali pernyataan mereka yang menyebutkan polisi diperintahkan menggunakan peluru tajam untuk membubarkan demonstran.

Komandan lapangan Mohammed Hussein Tantawi dilaporkan memberikan kesaksian rahasia yang menyebutkan tentara tidak pernah diberikan perintah untuk menembak demonstran.

Persidangan ditunda dari September ke Desember karena adanya keberatan bahwa jaksa berpihak, kemudian yang bersangkutan dipecat.

Tanggung jawab tentara

Halaman:
Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.