Suu Kyi: Reformasi Harus Dipastikan Tidak Berbalik Arah

Kompas.com - 01/06/2012, 10:53 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

BANGKOK, KOMPAS.com — Ikon demokratisasi Myanmar, Aung San Suu Kyi, Jumat (1/6/2012), berbicara di hadapan ratusan peserta World Economic Forum, di Bangkok, Thailand. Ia menekankan pentingnya memastikan agar reformasi di Myanmar tidak berbalik arah.

Untuk itu, ia bicara tentang keinginannya menekan angka pengangguran, terutama pengangguran di kalangan muda Myanmar.

Menjamin ketersediaan pekerjaan dan pendidikan dasar, bukan pendidikan tinggi doktoral, menurut Suu Kyi, akan membantu meningkatkan kondisi bangsa Myanmar, yang pada akhirnya memastikan reformasi tidak akan berbalik arah.

"Kami hanya ingin meningkatkan kehidupan rakyat Burma (Myanmar)," kata Suu Kyi.

Setelah bertahun-tahun menjadi tahanan rumah dan selama 24 tahun tidak pergi ke luar negeri demi perjuangan melawan rezim otoritarian Myanmar, Suu Kyi datang ke Bangkok, beberapa hari lalu.

Penampilanya di World Economic Forum pun bisa dikatakan penampilan pertamanya di publik internasional. Suu Kyi menyampaikan pidato mengenai reformasi selama lebih kurang 20 menit dengan dipandu Pendiri dan Ketua Pelaksana World Economic Forum Klaus Schwab.

Setelah itu, Suu Kyi menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan Schwab. Ruang pertemuan dipenuhi peserta dan wartawan. Hanya ada sedikit kursi kosong.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X