PBB Kunjungi 'Tempat Pembantaian' di Suriah

Kompas.com - 27/05/2012, 02:13 WIB
EditorReza Wahyudi

Para pengamat PBB di Suriah mengunjungi Houla, kota yang menurut para pegiat oposisi menjadi tempat pembantaian sekitar 90 orang oleh pasukan pemerintah.

Para pegiat mengatakan puluhan orang terluka akibat bom dan serangan pasukan pemerintah atas kota di propinsi Homs itu.

Tayangan video menunjukkan mayat anak-anak yang tewas dalam kekerasan yang merupakan bagian dari serangan paling berdarah di satu tempat sejak gencatan senjata dimulai April lalu.

Pertempuran di Suriah berlanjut walaupun PBB mengerahkan sekitar 250 pengawas untuk menerapkan gencatan senjata yang diusulkan utusan PBB Kofi Annan.

PBB mengatakan paling tidak 10.000 orang tewas sejak pemberontakan menentang Presiden Bashar al-Assad pecah bulan Maret 2011.

Hari berkabung

Seorang aktivis di Houla mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa pasukan mulai menyerang Houla setelah demontrasi antipemerintah pecah setelah sembahyang Jumat (25/05).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Serangan dimulai dengan tembakan artileri yang menewaskan 12 orang, katanya. Puluhan lain tewas saat preman propemerintah yang disebut "shabiha" menyerbu kota itu.

Badan hak asasi Suriah yang bermarkas di Inggris mengatakan lebih dari 90 orang meninggal dalam 24 jam sejak Jumat siang.

Kelompok oposisi Dewan Nasional Suriah (SNC) mengatakan lebih dari 110 orang meninggal. Badan ini mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera bertindak, menurut kantor berita AFP.

Halaman:
Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.