Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Direktur Bank Vatikan Dipecat

Kompas.com - 25/05/2012, 11:49 WIB

VATICAN CITY, KOMPAS.com — Vatikan menyatakan memecat Ettore Gotti Tedeschi dari jabatannya sebagai Kepala Bank Vatikan.

Dalam sebuah pernyataan, jajaran direktur bank secara mutlak menyatakan mosi tidak percaya terhadap Gotti Tedeschi. Disebutkan bahwa dia gagal "melakukan tugas utama yang penting," tapi tidak menjelaskan lebih rinci soal alasan pemecatan tersebut.

Jajaran direktur meyakini pemecatan Gotti Tedeschi dibutuhkan untuk "menjaga kekuatan bank".

Mereka sekarang mencari direktur baru untuk memperbaiki hubungan dengan komunitas keuangan internasional, "Berdasarkan penghormatan bersama untuk memenuhi standar perbankan internasional."

Gotti Tedeschi menolak berkomentar atas pemecatannya tersebut. Kepada wartawan, dia mengatakan, "Saya lebih baik tidak mengatakan apa pun, kalau tidak, saya akan berkata hal yang buruk."

Transparansi

Namun, kepada kantor berita Reuters, dia mengatakan, "Saya telah menanggung untuk transparansi saya".

Kebijakan pemecatan terhadap Tedeschi ini dikeluarkan di saat Moneyval, badan Komisi Eropa yang bertugas menangkal pencucian uang, bersiap untuk memeriksa apakah Bank Vatikan mencapai standar transaksi keuangan internasional atau tidak di awal bulan Juli.

Sejumlah catatan yang bocor awal tahun ini mengungkapkan adanya perbedaan di antara pejabat Vatikan terkait seberapa jauh bisa menjamin transparansi keuangan.

Bank Vatikan, yang dikenal sebagai Institute for Religious Works (IOR), dibuat saat Perang Dunia II guna mengurus rekening yang dipegang oleh sejumlah pemimpin keagamaan, kardinal, uskup, dan pastor.

Mereka mengalami kerugian sebesar 250 juta poundsterling atau sekitar Rp 3,7 triliun dalam sebuah skandal yang melibatkan salah satu bank kolaps di Italia—The Banco Ambrosiano—pada 1982.

Gotti Tedeschi, seorang ekonom berusia 62 tahun, memimpin Bank Vatikan sejak tahun 2009. Dia pernah diperiksa polisi Italia tahun 2010 dengan tuduhan pencucian uang. Saat dalam penyelidikan, Vatikan mengatakan "bingung dan heran", dan menyatakan sepenuhnya percaya terhadap Tedeschi.

Saat itu disampaikan bahwa masalah terjadi akibat kesalahpahaman, dan tidak ada satu pun pekerjanya yang terlibat. Sebagai bagian dari penyelidikan, polisi pajak Italia menyita 23 juta euro atau sekitar Rp 273 miliar yang akan ditransfer Bank Vatikan ke sebuah bank kecil Italia, Credito Artigiano.

Sebulan kemudian, Vatikan membuat sebuah otoritas keuangan baru untuk melawan pencucian uang dan membuat operasi keuangannya lebih transparan, menjelang tenggat waktu Uni Eropa. Kebijakan itu dibuat agar bisa masuk dalam "daftar putih" Komisi Eropa yang berisi negara yang memenuhi standar internasional melawan pemalsuan pajak dan pencucian uang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com