Australia Prioritaskan Imigran Kaya

Kompas.com - 25/05/2012, 10:32 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

ADELAIDE, KOMPAS.com- Kalau Anda punya sedikitnya 5 juta dolar Australia  (sekitar 45 miliar rupiah), Anda segera bisa menjadi warga tetap Australia (permanent resident).

Demikian kebijakan terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Federal Australia. Di tengah maraknya kedatangan kapal-kapal yang membawa pencari suaka, kebanyakan dari Afghanistan, dan Irak, pemerintah Australia akan memprioritaskan pengurusan dokumen mereka yang mau melakukan investasi di negeri Kanguru ini.

Menteri Imigrasi Australia Chris Bowen mengatakan, pemerintah ingin meningkatkan visa investasi yang sudah ada sekarang ini. "Mereka yang mau melakukan investasi besar-besaran di Australia, lewat berbagai model investasi akan mendapatkan perlakuan khusus dalam soal status kependudukan mereka," kata Bowen kepada radio ABC, Jumat (25/5/2012).

Menurut perkiraan Bowen, mereka akan mengeluarkan sekitar 7.000 visa kategori baru tersebut. Dia mengatakan bahwa penting sekali bagi Australia untuk bisa menarik minat para pengusaha yang mau menanamkan modal guna menciptakan lapangan kerja dan memperkuat pertumbuhan ekonomi.

Menurut laporan koresponden Kompas di Australia, L. Sastra Wijaya, setiap tahun, Australia menerima lebih dari 100.000 migran baru dari seluruh dunia dalam berbagai kategori visa. 

Selama ini, sudah ada kategori visa bisnis, di mana migran baru harus menanamkan modal di bisnis minimal 200-300 ribu dolar (sekitar 2-3 tiga miliar rupiah), dan setelah menggeluti bisnis selama dua tahun, mereka kemudian bisa mengajukan diri untuk menjadi warga yang menetap di Australia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X