Kekayaan Laut Indonesia ditampilkan di Galeri Digital - Kompas.com

Kekayaan Laut Indonesia ditampilkan di Galeri Digital

Kompas.com - 23/05/2012, 10:55 WIB

BUSAN, KOMPAS.com - Film tentang kekayaan laut Indonesia terpampang dalam layar televisi terbesar di Yeosu World Expo,  Korea Selatan, sejak 21 Mei 2012. Film yang diproduksi oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan serta PT Samura Dyan Praga itu, tampil selama kurang lebih tiga menit dilayar digital yang menjadi pusat tontonan utama di Yeosu Expo.

Layar digital itu menjadi salah satu ikon expo. Panjangnya mencapai 218 meter dan lebarnya 30,72 meter dan berefek 3 dimensi. Meski hanya tiga menit, namun film tersebut diputar berulang ulang, lengkap dengan simbol Negara Garuda Indonesia dan peta Indonesia.

Tampilnya cuplikan film tentang kekayaan Indonesia itu menjadi salah satu bagian dari penghormatan penyelenggara expo terhadap perayaan hari Kebangkitan Nasional yang dirayakan di Yeosu Expo, 20 Mei lalu.

Film itu sempat mengundang perhatian para pejalan kaki yang lewat di hall utama. "Koral warna-warninya menarik perhatian kami. Begitu bagus," kata Dong Ma (20) pengunjung expo dari Busan Korea Selatan, Rabu (23/5/2012).


EditorAgnes Swetta Pandia

Terkini Lainnya

Malam Ini, Debat Perdana Pilkada Jateng Akan Berlangsung Atraktif

Malam Ini, Debat Perdana Pilkada Jateng Akan Berlangsung Atraktif

Regional
Sandiaga Bertemu Rizal Ramli di Balai Kota, Bahas Pilpres

Sandiaga Bertemu Rizal Ramli di Balai Kota, Bahas Pilpres

Megapolitan
Politisi Gerindra Sebut Tertutup Opsi Pasangkan Prabowo-Jokowi

Politisi Gerindra Sebut Tertutup Opsi Pasangkan Prabowo-Jokowi

Nasional
Pembuat SIM Palsu yang Beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok Ditangkap

Pembuat SIM Palsu yang Beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok Ditangkap

Megapolitan
Disaksikan Ribuan Orang, Dua Terpidana PSK 'Online' di Banda Aceh Dihukum Cambuk

Disaksikan Ribuan Orang, Dua Terpidana PSK "Online" di Banda Aceh Dihukum Cambuk

Regional
Politisi Gerindra Sebut Pilkada Langsung Memicu Sistem Politik Berbiaya Tinggi

Politisi Gerindra Sebut Pilkada Langsung Memicu Sistem Politik Berbiaya Tinggi

Nasional
Ini 6 Tahap yang Harus Dilalui Peserta Ujian SBMPTN

Ini 6 Tahap yang Harus Dilalui Peserta Ujian SBMPTN

Edukasi
Pembunuh Pensiunan TNI AL di Pondok Labu Jalani 24 Adegan Rekonstruksi

Pembunuh Pensiunan TNI AL di Pondok Labu Jalani 24 Adegan Rekonstruksi

Megapolitan
Baliho Sam Aliano 'Nyapres' Diturunkan karena Ilegal

Baliho Sam Aliano "Nyapres" Diturunkan karena Ilegal

Megapolitan
Rizal Ramli: Setelah Gubernur Baru, Terasa Suasana Tenang di DKI, Sebelumnya Tahulah...

Rizal Ramli: Setelah Gubernur Baru, Terasa Suasana Tenang di DKI, Sebelumnya Tahulah...

Megapolitan
Korut dan Korsel Coba Saluran Telepon Khusus Jelang KTT Antar-Korea

Korut dan Korsel Coba Saluran Telepon Khusus Jelang KTT Antar-Korea

Internasional
Dua Bersaudara Korban Selamat Penembakan Massal di Florida Tulis Buku

Dua Bersaudara Korban Selamat Penembakan Massal di Florida Tulis Buku

Internasional
Sekjen PPP Ungkap Ada Tokoh Non-Partai yang Ingin Bentuk Poros Ketiga

Sekjen PPP Ungkap Ada Tokoh Non-Partai yang Ingin Bentuk Poros Ketiga

Nasional
Panglima TNI: Negara Lain Berebut Meraup Keuntungan dari Indonesia...

Panglima TNI: Negara Lain Berebut Meraup Keuntungan dari Indonesia...

Nasional
Warung Ema, Tempat Polisi Boleh Utang Makan di Jakarta Utara

Warung Ema, Tempat Polisi Boleh Utang Makan di Jakarta Utara

Megapolitan

Close Ads X