Putri Presiden Kuba Dapat Visa Berkunjung ke AS

Kompas.com - 17/05/2012, 23:01 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

HAVANA, KOMPAS.com — Putri pertama Presiden Kuba Raul Castro, yaitu Mariela Castro, bakal bisa menghadiri satu konferensi di San Francisco, Amerika Serikat, dan satu acara resmi lainnya di Washington DC.

Raul Castro menjadi Presiden Kuba menggantikan kakaknya, Fidel Castro, yang sangat anti-Amerika Serikat.

Seorang sahabat Mariela Castro, sebagaimana dikutip kantor berita AP, Kamis (17/5/2012) ini, menyebutkan, Pemerintah AS sudah menjamin visa bagi Mariela untuk datang ke AS. Pemberian visa bagi putri pemimpin Kuba ini adalah hal yang langka.

Putri Presiden Raul Castro ini dikenal sebagai pengacara hak-hak asasi kelompok gay. Mariela berniat menghadiri pertemuan Asosiasi Mahasiswa Amerika Latin di San Francisco yang dijadwalkan pekan depan. Pertemuan ini acap kali mendapat kritik keras politisi AS asal Kuba.

Mariela Castro diketahui mengelola Pusat Nasional bagi Pendidikan Seks di Kuba. Seorang pejabat Pemerintah Kuba menegaskan, Mariela Castro sudah memperoleh visa perjalanan untuk hadir dalam konferensi, dan juga event lainnya di Washington DC. Tidak diungkapkan apa yang akan dibahas Mariela di Washington DC, pusat pemerintahan AS.

Fidel Castro, paman Mariela, dikenal sebagai penentang keras Pemerintah AS yang dituduh sangat kapitalis. Fidel Castro pernah membuat AS marah saat dia mengizinkan Uni Soviet menggelar sejumlah rudalnya di Kuba, yang terletak di halaman belakang AS pada awal tahun 1960-an.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X