Kekerasan Dorong Etnis Uighur Ingin Merdeka

Kompas.com - 14/05/2012, 11:53 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

TOKYO, KOMPAS.com- Utusan etnis Uighur dari 20 negara menggelar konferensi di Jepang, Senin ini untuk mempersoalkan kasus mereka dan menuntut kemerdekaan dari China. Uighur sudah tidak tahan akibat perlakuan buruk yang direstui negara di wilayah mereka di China.

Banyak warga Uighur mengeluh telah menjadi korban penganiayaan marjinalisasi yang direstui negara di Xinjiang, wilayah permukiman mereka di barat laut China. Pemerintah lalu melakukan migrasi jutaan etnis Han ke sana.

Ketegangan etnis telah menyebabkan kekerasan sporadis di Xinjiang yang dihuni 9 juta warga Uighur.

Rebiya Kadeer, Ketua Kongres Uighur Sedunia (WUC) di pengasingan, akan membuka pertemuan di Tokyo. Ini adalah pertemuan keempat setelah sebelumnya di Munich, Jerman dan Washington.

Kadeer, yang tinggal di AS diharapkan akan mengungkapkan penindasan oleh China atas etnisnya yang semakin memburuk. Etnis ini meminta masyarakat internasional untuk memantau situasi di China.

China menganggap WUC sebuah organisasi "pemecah-belah". Beijing juga mengecam keras Jepang karena telah mengeluarkan visa bagi Kadeer, yang terakhir mengunjungi negara itu pada tahun 2009.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Uighur Jepang Ilham Mahmut mengatakam, WUC akan menghadirkan "ratusan etnis Uighur dari 20 negara di dunia ... berkumpul di Tokyo untuk menyerukan hak menentukan nasib sendiri".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Konferensi ini terjadi setelah Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda bertemu dengan lawannya PM China, Wen Jiabao dan Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak, dalam pertemuan yang berfokus pada hubungan ekonomi dan respon terhadap Korea Utara.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.