Pembubaran Diskusi, Promosi Bagus Buku Irshad Manji

Kompas.com - 05/05/2012, 19:24 WIB
Penulis Hindra Liu
|
EditorPepih Nugraha

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemimpin Redaksi The Jakarta Post Endi M Bayuni, yang juga anggota Majelis Etik Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta menilai, pembubaran diskusi dan bedah buku feminis Muslim asal Kanada, Irshad Manji, yang berjudul "God, Liberty and Love" di Komunitas Salihara, Jakarta, Jumat (4/5/2012) adalah promosi buku yang bagus dan gratis.

"Saya yakin orang-orang pada malam itu akan meng-google, siapa Irshad Manji sebenarnya," kata Endi ketika membuka diskusi soal peliputan agama di Kantor AJI Jakarta, Sabtu (5/5/2012).

Pada Jumat malam, polisi membubarkan acara diskusi dan bedah buku "God, Liberty and Love" yang dihadiri oleh Irshad Manji. Alasannya, ada beberapa organisasi massa, termasuk Front Pembela Islam (FPI), yang meminta agar acara ini dibubarkan. Massa sempat merusak pagar dan masuk ke dalam ruang diskusi. Akhirnya, Irshad dievakuasi keluar oleh Polsek Pasar Minggu.

Endi mengatakan, dirinya telah mengenal penulis dengan membaca kedua bukunya, yaitu "The Trouble Islam" dan "God, Liberty and Love". Endi mengatakan, Irshad adalah sosok yang berprinsip, berani, dan keras.

Pada buku pertama, Irshad bercerita perjalanan hidupnya, serta bagaimana dirinya dibesarkan oleh keluarga Muslim imigran di Kanada. Pada buku itu, Endi juga mendapat pemahaman bahwa setiap orang bisa saja memiliki pemahaman yang berbeda mengenai Islam. Menurutnya, Islam tak terdiri dari dua mazhab besar, yakni Sunni dan Syiah.

"Jika di dunia ini ada dua miliar umat Islam, maka ada dua miliar pemahaman mengenai Islam," kata Endi.

Sementara itu, pada buku kedua, Irshad menekankan pentingnya itjihad atau pencarian makna. Pandangan-pandangan Irshad pada buku tersebut, kata Endi, memperlihatkan sikapnya yang lebih kritis, dewasa, dan bijaksana.

Acara diskusi di kantor AJI Jakarta tetap berlangsung kendati Front Pembela Islam mengancam akan membubarkannya. Acara diskusi yang membahas soal media dan peliputan agama dijaga oleh 50 orang anggota Banser serta aparat kepolisian. Sampai berita ini diturunkan, diskusi telah berlangsung selama satu jam, dan berjalan tertib.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

    Internasional
    Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

    Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

    Internasional
    Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

    Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

    Internasional
    Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

    Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

    Internasional
    Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

    Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

    Internasional
    Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

    Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

    Internasional
    Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

    Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

    Internasional
    Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

    Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

    Internasional
    Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

    Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

    Internasional
    Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

    Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

    Internasional
    Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

    Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

    Internasional
    Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

    Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

    Internasional
    Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

    Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

    Internasional
    Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

    Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

    Internasional
    Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

    Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X