171 Pilot AU India Tewas karena Kecelakaan

Kompas.com - 02/05/2012, 23:35 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

NEW DELHI, KOMPAS.com - Armada pesawat tempur MiG milik Angkatan Udara sudah lama dijuluki sebagai "peti mati terbang" atau "pembuat janda", karena catatan rekor kecelakaan yang dialami. Sebutan itu bukan tanpa alasan.

Menteri Pertahanan India, AK Antony, mengatakan di New Delhi, Rabu (2/5/2012), dalam kurun waktu sejak 1971/1972 hingga 19 April lalu, telah terjadi 482 kecelakaan yang melibatkan pesawat milik AU India.

"Total sebanyak 171 pilot, 39 warga sipil, delapan personel militer, dan seorang awak pesawat tewas dalam kecelakaan-kecelakaan ini," papar Antony di hadapan Parlemen India.

Mayoritas kecelakaan dialami pesawat-pesawat MiG buatan era Uni Soviet, terutama pesawat tempur legendaris MiG-21 Fishbed. Pesawat bermesin tunggal ini sangat populer di masa jayanya, dan dioperasikan oleh sekitar 50 negara di dunia sejak era 1950-an, termasuk Indonesia.

Saat ini, India memiliki lebih dari 270 uni MiG-21, yang menyumbangkan sekitar 40 persen dari total armada pesawat milik AU India. India mulai membeli MiG-21 sejak 1966, dan pada perkembangannya terus membeli seri-seri MiG berikutnya, seperti MiG-23 Flogger, MiG-25 Foxbat, MiG-27 Bahadur, hingga MiG-29 Fulcrum.

Menurut Antony, berbagai kecelakaan itu disebabkan oleh "kesalahan manusia dan kerusakan teknis". Seringnya kecelakaan yang menimpa armada MiG-21 India, menjadi inspirasi film Bollywood berjudul Rang De Basanti (2006). Pada tahun 2003 juga memicu kampanye pihak keluarga pilot-pilot yang tewas, agar pemerintah India memesiunkan pesawat-pesawat tua itu.

Antony sendiri Februari lalu, menyatakan akan mulai memensiunkan seluruh armada MiG-21 secara bertahap mulai tahun 2014.

Armada MiG-21 kemudian akan diganti dengan 123 pesawat tempur modern, dalam program pengadaan pesawat tempur multiperan menengah (MMRCA).

Pesawat Rafale buatan Dassault Aviation dari Perancis, mendapat kesempatan memasuki tahap negosiasi eksklusif pada Januari, mengalahkan untuk sementara Eurofighter Typhoon buatan konsorsium Eropa. (AFP/DHF)



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X