Kebijakan Israel Resahkan Rusia

Kompas.com - 26/04/2012, 19:19 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Israel melegalisasikan lagi tiga permukiman, yakni Bruchin, Rechelim, dan Sansana, di Tepi Barat. Lantaran kebijakan itu, Rusia resah. "Kebijakan itu bisa merusak negosiasi Palestina dengan Israel," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

Menurut pihak Rusia, sebagaimana warta Xinhua pada Kamis (26/4/2012), permukiman Israel itu mencaplok wilayah Palestina. Israel mendirikan ketiga permukiman itu sejak 1990-an.

Pada September 2010, Israel dan palestina melakukan dialog di bawah pendampingan Amerika Serikat. Namun, dialog itu belum menemukan kata sepakat. Pasalnya, Israel bersikukuh menolak moratorium pembangunan permukiman.

Pada Januari 2012, kedua pihak, melalui pejabat tingkat rendah, menyiapkan sebuah dialog di Jordania. Akan tetapi, kesempatan itu gagal untuk mewujudkan dialog tingkat tinggi.   

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.