Otopsi, Sejumlah Organ Tubuh TKI Lombok Hilang

Kompas.com - 26/04/2012, 12:13 WIB

MATARAM, KOMPAS.com — Kecurigaan atas jasad tiga TKI asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang dikembalikan ke pihak keluarga dengan jahitan di sejumlah tubuhnya terbukti. Hasil otopsi terhadap jenazah Herman yang dilakukan tim dokter forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Nusa Tenggara Barat, Kamis (26/4/2012), mendapatkan sejumlah organ tubuh Herman hilang. Organ tubuh yang hilang adalah mata, otak, jantung, dan ginjal.

Rustam, salah seorang keluarga Herman yang mengikuti proses otopsi, mengatakan, isi kepala Herman diganti dengan daging. Ia tidak tahu daging apa yang dimasukkan ke dalam kepala Herman. Keterangan Rustam diperkuat oleh Rupeni, ayah Abdul Kadir Zailani.

Otopsi dilakukan di lokasi pemakaman Herman dan Abdul Kadir Zailani di Dusun Pancor Kopong, Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, NTB. Proses otopsi terhadap Herman saat ini sudah selesai dilakukan. Jasadnya telah kembali dimakamkan. Sampai berita ini diturunkan, tim dokter tengah melakukan otopsi terhadap jasad Abdul Kadir Zailani.

Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang. "Otopsi terhadap Herman sudah berjalan, keluarga diminta menyaksikan. Besok akan dilanjutkan otopsi berikutnya," kata Kepala Polda NTB Brigjen (Pol) Arif Wachyunadi. Ia menyampaikan, kepolisian akan memberikan keterangan resmi setelah seluruh proses otopsi selesai.

Diberitakan sebelumnya, tiga orang TKI dari Desa Pringgasela Selatan dan Desa Pengadangan, Lombok Timur, dipulangkan dari Malaysia dalam keadaan tak bernyawa pada 5 April lalu. Mereka dilaporkan tewas akibat tembakan. Ketiga TKI itu adalah Herman, Abdul Kadir Zailani, dan Mad Noor.

Pihak keluarga merasa curiga ketiga TKI itu menjadi korban perdagangan organ tubuh karena kondisi jenazah yang tidak wajar. Di antaranya, pada setiap jenazah terdapat jahitan di bawah mata serta di bagian dada dan perut. Mereka menduga organ tubuh ketiga TKI diambil sebelum ketiga jenazah itu diserahkan pada keluarga. (Abdul Latif Apriaman, kontributor KOMPAS TV di Mataram)




Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorHeru Margianto

    Terkini Lainnya

    Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

    Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

    Internasional
    Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

    Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

    Internasional
    Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

    Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

    Internasional
    Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

    Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

    Internasional
    Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

    Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

    Internasional
    Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

    Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

    Internasional
    Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

    Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

    Internasional
    Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

    Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

    Internasional
    Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

    Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

    Internasional
    Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

    Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

    Internasional
    Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

    Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

    Internasional
    Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

    Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

    Internasional
    Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

    Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

    Internasional
    Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

    Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

    Internasional
    Saat Kampanye, Pemimpin Partai Brexit di Inggris Dilempari 'Milkshake'

    Saat Kampanye, Pemimpin Partai Brexit di Inggris Dilempari "Milkshake"

    Internasional

    Close Ads X