Pakistan Uji Rudal Balistik Jarak Sedang

Kompas.com - 25/04/2012, 16:47 WIB
EditorKistyarini

ISLAMABAD, KOMPAS.com — Pakistan berhasil melakukan uji tembak rudal balistik jarak sedang berkemampuan nuklir, Rabu (25/4/2012). Peluncuran itu, kata militer, kurang dari sepekan setelah India meluncurkan uji rudal jarak jauh.

Jarak tempuh yang tepat dari rudal itu tidak diungkapkan, tetapi Jenderal Purnawirawan Talat Masood, analis pertahanan, mengatakan kepada AFP bahwa rudal tersebut dapat mencapai target hingga 2.500 sampai 3.000 kilometer—menempatkan pesaing bebuyutannya, India, dalam jangkauan.

Pekan lalu, Kamis (19/4/2012), India menguji tembak rudal jarak jauhnya, Agni V, yang bisa membawa hulu ledak berbobot 1 ton nuklir di mana pun di wilayah China.

"Pakistan hari ini berhasil melakukan peluncuran rudal balistik jarak menengah sistem persenjataan Hatf IV Shaheen-1A," kata pihak militer, dalam satu pernyataan.


India dan Pakistan—yang terlibat tiga perang sejak kemerdekaan dari Inggris tahun 1947—telah secara rutin melakukan uji coba rudal sejak keduanya menunjukkan kemampuan senjata nuklir pada tahun 1998.

Uji coba rudal terakhir Pakistan terjadi bulan lalu dengan peluncuran rudal jarak pendek berkemampuan nuklir Abdali.

Rudal Rabu, yang mendarat di laut, adalah versi dari Shaheen-1 dengan perbaikan jangkauan parameter dan teknis, kata militer, dan dapat membawa hulu ledak nuklir serta senjata konvensional.

Direktur Jenderal Divisi Rencana Strategis Letnan Jenderal Ahmed Khalid Kidwai mengucapkan selamat kepada para ilmuwan dan insinyur mengenai keberhasilan peluncuran itu dan akurasi rudal dalam mencapai sasaran.

Dia mengatakan, versi perbaikan Shaheen-1A akan lebih mengonsolidasikan dan memperkuat kemampuan pencegahan Pakistan.

Arsenal Pakistan meliputi rudal jarak dekat, menengah, dan jauh diberi nama Muslim Penakluk.

Negara bertetangga itu berada di ambang konflik nuklir pada tahun 2002 atas wilayah sengketa Kashmir, tetapi dialog perdamaian yang bergerak lambat kembali digelar Maret lalu setelah terhenti tiga tahun setelah serangan Mumbai November 2008.

India dan Amerika Serikat menuding serangan kelompok gerilyawan Pakistan Lashkar-e-Taiba dan Islamabad kemudian mengakui bahwa serangan itu setidaknya sebagian direncanakan di Pakistan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X