Perancis Gelar Pemilu Presiden

Kompas.com - 22/04/2012, 11:28 WIB
EditorKistyarini

Perancis bersiap menggelar pemilihan presiden pada hari Minggu (22/4/2012) di tengah kondisi krisis ekonomi Eropa dan tingginya angka pengangguran.

Calon incumbent dari kelompok Kanan Tengah, Nicolas Sarkozy akan berusaha menarik simpati warga Perancis untuk bisa terpilih kembali dalam pemilu presiden kali ini.

Sarkozy dalam beberapa kali kesempatan mengatakan hanya dia yang mampu mempertahankan kondisi Perancis yang kuat.

Namun upaya Sarkozy untuk kembali terpilih dalam pemilu kali ini tidak akan mudah, dia akan mendapatkan perlawanan kuat dari kubu Sosialis yang diwakili oleh Francois Hollande.

Hollande mengatakan dalam kampanyenya bahwa saat ini waktunya kelompok kiri menjalankan pemerintahan Perancis.

Pemilu kali ini menghadirkan sepuluh kandidat, proses pemilu akan berlanjut ke putaran kedua pada 6 Mei jika dalam pemilihan putaran pertama tidak ada satu kandidat pun yang memperoleh suara lebih dari 50 persen.

Rancananya hasil resmi akan dikeluarkan setelah tempat pemilihan terakhir tutup pada pukul 20.00 waktu setempat.

Janji kandidat

Dua calon yang diperkirakan akan bersaing ketat Francois Hollande dan Nicolas Sarkozy telah menawarkan sejumlah paket yang menurut mereka bisa menyelesaikan persoalan ekonomi Perancis saat ini.

Sarkozy misalnya menjanjikan akan mengurangi defisit anggaran negara itu dan mengancam keluar dari zona bebas paspor Schengen kecuali anggota lain berbuat lebih banyak untuk mencegah arus imigran dari negara-negara non-Eropa.
warga Perancis

Halaman:
Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

    Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

    Internasional
    Amerika Meniru Indonesia?

    Amerika Meniru Indonesia?

    Internasional
    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X