Warga Eks Timor Leste Dukung Kemenangan Taur Matan Ruak

Kompas.com - 17/04/2012, 21:03 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Kemenangan salah satu kandidat calon presiden Timor Leste, Taur Matan Ruak pada pemilihan putaran kedua, Senin (16/4/2012) kemarin, bukan hanya disambut gembira oleh pendukung dan warga Timor Leste saja, tetapi juga mendapat sambutan hangat dari Eks warga Timor Leste yang memilih menjadi warga negara Indonesia pada tahun 1999 silam.

"Profisiat buat saudaraku Taun Matan Ruak, atas kemenangan pada pemilihan presiden Timor Leste tahun 2012 ini. Karena itu harapan saya sebagai warga eks Timor Leste yang kini memilih Indonesia sebagai negara saya, agar Taur Matan Ruak membuat semacam rekonsiliasi kembali tanpa syarat bagi orang Timor Leste, baik orang Timor Leste kelahiran Timor Leste yang sekarang menetap di Timor Leste, maupun orang Indonesia kelahiran Timor Leste, supaya kalau bisa ke depan bisa membangun Timor Leste dengan baik. Jangan lagi ada konflik kepentingan antara, Ramos Horta, Xanana Gusmao, Fransisko Lu Olo Guteres dan Taur Matan Ruak sendiri," jelas Miguel Atibau, salah satu tokoh masyarakat asal Timor Leste di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Selasa (17/4/2012).

Menurut Atibau, kemenangan Taun Matan Ruak tersebut adalah juga karena dukungan yang besar dari Partai Congresu Nacional Reconstrusaun Timorense (CNRT) dengan pimpinannya Xanana Gusmao, yang merupakan bapak bangsa dan menjadi tokoh yang sangat dihormati di negeri matahari terbit itu. "Selain dukungan dari Xanana, Matan Ruak juga adalah salah satu tokoh penting di Timor Leste karena jabatan terakhirnya adalah panglima tentara nasional demokratik Timor Leste," kata Atibau.

"Fransisko Lu Olo Guteres dan Mari Al Katiri harus mengakui kemenangan Taur Matan Ruak, karena kemenangan itu adalah kemenangan seluruh rakyat Timor Leste, sehingga kalau itu dijalani dengan baik maka ke depan saya yakin Timor Leste akan berkembang maju, karena kalau seandainya keamanannya terjamin, hukumnya ditegakkan, maka ekonomi tentunya akan berjalan dengan baik," jelas Atibau.

Atibau juga mengharapkan kepada Taur Matan Ruak kalau dirinya sudah menjadi presiden Timor Leste nanti, diharapkan agar pembangunan jangan hanya difokuskan di kota Dili saja tetapi harus merata sampai ke tingkat distrik-distrik, dimana di wilayah distrik masih jauh terbelakang dari sektor pendidikan, kesehatan serta infrastruktur.

Atibau menambahkan, pemerintah Timor Leste dibawah kepemimpinan presidennya yang baru, jangan lagi mengungkit masa lalu. "Jangan lagi ungkit-ungkit 401 orang warga Indonesia kelahiran Timor Leste yang masuk dalam daftar pencarian orang di PBB," kata Atibau.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.