Maskapai Penerbangan Hindari Roket Korea Utara

Kompas.com - 10/04/2012, 10:27 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

MANILA, KOMPAS.com — Sejumlah maskapai penerbangan akan mengubah perjalanan melintasi Filipina dalam upaya menghindari perjumpaan dengan roket Korea Utara. Roket tersebut diperkirakan akan diluncurkan minggu depan.

Demikian dikatakan oleh Otoritas Penerbangan Sipil Filipina, Selasa (10/4/2012), yang dikutip dari Associated Press.

"Kami akan menutup sementara tiga koridor udara di timur laut Filipina bila roket itu diluncurkan," kata Floramel Joy Songsong, juru bicara dari Otoritas Penerbangan Sipil Filipina. Waktu tempuh tiap penerbangan diperkirakan akan bertambah kira-kira 20 menit untuk melintasi Filipina.

Kedua puluh penerbangan yang akan terkena dampak adalah Philippine Airlines, Cebu Pacific, All Nippon Airways, Japan Airlines, Korean Airlines, Garuda Indonesia, dan Delta Airlines. Perubahan rute dipe rkirakan berlangsung antara Kamis ini dan Senin minggu depan.

Penerbangan maskapai Japan Airlines dan All Nippon Airways dari Tokyo ke Manila, Jakarta, dan Singapura akan terkena dampaknya. Sementara penerbangan domestik kedua maskapai itu tidak akan terpengaruh.

Pesawat kami akan membawa lebih banyak bahan bakar dalam hal terjadi perubahan rute, kata Juru Bicara JAL Norio Higashimine. Ada empat penerbangan JAL dalam sehari di koridor udara tersebut. Sementara ANA memiliki lima jadwal penerbangan per hari.

Filipina telah mengumumkan supaya kapal ataupun perahu nelayan menghindari timur laut perairan Filipina. Dengan demikian, tidak akan tertimpa reruntuhan roket.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fase pertama dari roket diperkirakan jatuh di Laut Kuning di barat daya Korea Utara. Sementara fase kedua dari roket akan jatuh 140 kilometer dari timur Pulau Luzon, pulau utama di Filipina.

Sejauh ini Korea Utara menyangkal uji coba itu untuk mengetes teknologi rudal jarak jauh. Korea Utara hanya menyebutkannya untuk kepentingan penelitian pertanian dan sumber daya alam.

Sementara itu Kementerian Pertahanan Jepang telah menginstruksikan untuk menembak tiap fragmen rudal Korea Utara bila hendak jatuh di Jepang. Hal serupa juga akan dikerjakan oleh Korea Selatan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X