Ribuan TKW Tak Punya Jaminan Hukum di Mesir

Kompas.com - 29/03/2012, 07:20 WIB
EditorKistyarini

"Saya sudah sembilan tahun bekerja tapi tidak pernah diberikan gaji, dan saya terpenjara di rumah majikan tanpa bisa mengontak orang Indonesia," kata Nurlalia Binti Sudimin, yang kini juga ditampung KBRI Kairo.

Nurlaila berada di penampungan KBRI selama sembilan bulan setelah melarikan diri dari majikannya. Untungnya, KBRI berkerja sama dengan pihak keamanan setempat berhasil melacak alamat majikan Nurlaila sehingga bisa memperoleh hak-haknya termasuk tiket pulang.

TKW informal yang tercatat di KBRI Kairo pada Februari 2012 sebanyak 1.162, namun diperkirakan jumlah yang tidak terdaftar jauh lebih banyak dari data tersebut, kata Staf Protkons, Ali Andika Wardhana.

Bahkan, Muhammad Haras Baco, WNI yang telah belasan tahun bermukim di Mesir, memperkirakan TKW yang tidak terdaftar di KBRI itu lebih dari 4.000 orang.

Menurut data KBRI, jumlah TKW yang tercatat tersebut, 60 persen didatangkan langsung dari Indonesia, dan 40 persen lainnya masuk ke Mesir melalui Saudi Arabia, Yordania, Suriah, UEA, dan Kuwait.

"Umumnya TKW itu dikirim langsung ke Mesir direkrut dan diberangkatkan oleh perusahaan ilegal dan perorangan secara non-prosedural tanpa dokumen yang dibutuhkan (kontrak kerja, visa kerja, asuransi)," kata Ali Andika.

Disebutkan, permasalahan yang dihadapi TKW ilegal di Mesir adalah gaji tidak dibayar, bekerja tanpa kontrak dan dokumen pendukung seperti visa kerja, jaminan keamanan, di samping mengalami penyiksaan, pelecehan fisik dan verbal, serta bekerja tanpa mengenal waktu.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.