RI-China Sepakat Tingkatkan Kemitraan Strategis

Kompas.com - 23/03/2012, 13:08 WIB
EditorKistyarini

BEIJING, KOMPAS.com — Pemerintah Indonesia dan Pemerintah China bersepakat untuk meningkatkan kerja sama dan kemitraan strategis di berbagai bidang.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertemuan bilateral kedua negara di "The Great Hall of People" Beijing, Jumat, menegaskan, Indonesia selalu bersemangat untuk meningkatkan kemitraan dengan China. "Kami punya energi untuk terus bekerja sama dan meningkatkan kemitraan strategis," kata Yudhoyono.

Yudhoyono juga mengucapkan terima kasih untuk semangat dan sambutan masyarakat China terkait upaya peningkatan kerja sama itu.

Sementara itu, Presiden Hu Jintao dalam pengantar pertemuan bilateral mengatakan, peningkatan kemitraan kedua negara adalah suatu keniscayaan. Hu Jintao juga berniat untuk bertukar pandangan dengan Presiden Yudhoyono tentang berbagai isu yang berkembang di tingkat regional dan global.

Niat untuk menjalin kerja sama itu juga diungkapkan oleh Presiden Yudhoyono saat bertemu sejumlah pengusaha asal China dan Indonesia di Beijing. "Saya mengundang untuk sebuah kerja sama yang lebih erat," katanya.

Yudhoyono mengatakan, Indonesia adalah negara yang memiliki fundamental ekonomi yang baik. Oleh karena itu, investor asal China tidak perlu ragu untuk menanamkan modal di Indonesia.

Saat ini, katanya, Indonesia sedang menerapkan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Masterplan itu mencakup rencana pembangunan di enam koridor dan sejumlah kluster di seluruh Indonesia.

Yudhoyono mengatakan, Indonesia sangat prospektif bagi investor karena memiliki sejumlah kelebihan, antara lain sumber daya alam, sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi yang baik, serta kelas menengah dan daya beli yang terus meningkat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.